Setiap orang Islam pasti mengenal sifat 20 yaitu sifat Wajib bagi Allah SWT, Tapi dalam ajaran Manunggaling Kawulo Lan Gusti dari Syekh Siti Jenar ternyata sifat 20 juga bisa disandangkan oleh Tuhan kepada Hamba-hambanya yang Mukmin.Yaitu tentu saja orang-orang yang melakukan ibadah secara benar dan telah terbebas dari hawa nafsu negatip. Bagaimana penjabarannya??Pada lain waktu akan kami jabarkan di sini
-
Komentar Tamu
pasopatih on Kanjeng Kyai Sengkelat pasopatih on Kanjeng Kyai Sengkelat pasopatih on Kanjeng Kyai Sengkelat Ngabehi on Wedhus disha on Wedhus poernomo poetjoeng on Tosan Aji jumanto on MULAT SARIRO HANGROSO WAN… Mahaputra on Kanjeng Kyai Sengkelat palupi on Sinom (Laras Slendro Pathet… wendri on Kanjeng Kyai Sengkelat ki hardjo-tirto. on Bahasa Tuhan Annisa Zahra on SERAT MEMAYU HAYUNINGRAT iman tasdiqunbiqolbi on Mengkaji Sifat 20 trisno on Siapakah Satrio Piningit?… kisabrang on Siapakah Satrio Piningit?… Tanggalan
Meta
Agama
Blog Oemoem
Histori
Spiritual Islam
Spiritual Kejawen
Peta Pengunjung
Gudang Coretan
- Mei 2012 (1)
- Oktober 2011 (1)
- September 2011 (1)
- April 2011 (1)
- Desember 2010 (1)
- November 2010 (1)
- Oktober 2010 (1)
- Juli 2010 (1)
- Maret 2010 (2)
- Januari 2010 (2)
- Desember 2009 (1)
- November 2009 (1)
- Oktober 2009 (3)
- September 2009 (2)
- Juli 2009 (2)
- Juni 2009 (3)
- Mei 2009 (2)
- April 2009 (5)
- Maret 2009 (2)
- Februari 2009 (1)
- Januari 2009 (4)
- Desember 2008 (3)
- November 2008 (2)
- Oktober 2008 (4)
- September 2008 (2)
- Agustus 2008 (1)
- Juli 2008 (4)
- Juni 2008 (1)
- Mei 2008 (2)
- Januari 2008 (5)
- September 2007 (1)
-
Coretan Terbaru
- Ilmu Petung Jawa
- Wedhus
- Beringin Kembar Alun-Alun Kidul
- Ketika Kearifan Lokal Tergusur
- Wisata Alam Gunung Karang
- Koki Sejati
- Bencana Lagi
- Tidak Boleh Menulis
- Bermeditasi dengan mancing
- Brahala Sewu
- SMS (Sholatlah Maghrib Sekarang!!!)
- Mranggi Kanggo Sedulur
- Mengenalkan Budaya Dlm Keluarga
- JOKE ALA SUFI
- SUMPAH BUDAYA 2009
Kategori
-
Tulisan Teratas
-
Klik tertinggi
Pendopo
-
Tamu Berkunjung
- 150,396 hits


untk mencapai kemulyaan hdp bg org org islm tdk ada lain kecuali bpegang pd al-quran dan hadis. knp kt perlu mcari-cr sumbr ilmu agama islm yg lain, yg blm pasti kbenaranya, wlpn itu sah2 sj mnurut akal manusia. ajarn yg d bw nabi muhamad saw sdh d sempunakn oleh alloh, sbgmn yg tcantum,tsirat pd al-quran yg ditrima nabi pd peristiwa haji wada’.
Saudara Tyo, islam itu sangat luas tak terbatas, kalau anda berkata berdasarkan Quran dan hadis itu memang benar, tapi tafsir yang mana, kenapa rukun islam terakhir ditutup dengan haji, sudah tahukah anda apa itu haji, tolong direnungkan dulu supaya tak terjebak oleh nafsu.Red
Saudara Tyo yang semoga selalu dalam lindungan serta selalu dalam limpahan rahmat Allah SWT., Ma’af ada beberapa catatan tambahan dr saya yang mungkin insya Allah dapat menjadi bahan renungan bagi mas tyo, yaitu a.l. :
1. Sepengetahuan saya Allah memiliki sifat Ilmu yang Maha luas…..luas dalam pengertian tak terbatas/tak dibatasi oleh ruang dan waktu, artinya tidak hanya berhenti sampai dengan peristiwa hajj wada’ saja, dikatakan “telah Aku sempurnakan”, hrs kita tafakurkan sampai pada batasan apa dikatakan “sempurna” tersebut?, kalo ilmu Allah berhenti pada peristiwa Haji Wada’, kita pasti tidak bisa menikmati Multimedia yang sekarang kita gunakan, kita pasti tidak dapat melukan perjalanan jauh dengan transportasi sekarang ini dst dst….
2. Sifat Maha Pengasih Allah akan sifat ilmu yang ada pada Allah juga bersifat universal, maksudnya adalah ilmu Allah pasti dan harus dapat diterima oleh seluruh makhluknya (baik muslim dan non muslim) sebagai bukti tunduknya akal manusia kepada sifat Ilmu Allah. dan Allah sdh berjanji akan memberikan petunjuk kepada siapa saja yang di-Kehendaki-Nya dan kepada siapa saja yang menghendaki.
3. Tentang sifat 20, terlepas dari itu akal2an atau tidak, selama itu dapat menghantar kita kepada Allah ( sebagai persiapan kita utk mati ), dan tidak bertentangan dengan Al-Qur’an dan Hadist, tidak ada salahnya utk ditafakurkan serta yang terpenting adalah dirasakan oleh hati nurani kita, karena agama tidak hanya berhenti sampai pada tahap/maqom akal saja. Akal hanya sebagai penghantar/jembatan utk ma’rifatullah, tp bukan sebagai tujuan, beberapa rujukan/dalil mengatakan bahwa agama utk orang yang berfikir !.
4. Jangan sampai kita terkecoh dengan segala macam thareqat lahiriah, krn thareqat lahiriah mungkin bs berbeda, tp yang terpenting adalah dilihat thareqat bathiniah-nya. Klo tahapan/maqom thareqat bathiniahnya sama dengan para alim terdahulu tidak salahnya kita coba, toh hukum buat orang yang sedang belajar terlapas dari dosa (fakta jg demikian), maka Rasulullah bersabda belajarlah sampai ke liang kubur, salah satu maksud dr sabda ini adalah terlepas dari salah/dosa.
5. Selamat mencoba suluk!
Ass. wr. wb
Mohon maaf sebelumnya. mohoon petunjuk untuk saya.
” didalam Sifat Allah ada yang dibagi empat berdasarkan martabat dan bangsanya. yaitu Sifat Nafsiyah, Sifat Salbiyah, Sifat Ma’ani dan Sifat Ma’nawiyah.
menurut keterangan yang ada pada Sifat Ma’nawiyah adalah kenyataan Zat yang dikarenakan sifat ma’ani.
yang ingin saya tanyakan dan mohon petunjuk adalah, bagai mana dengan sifat ma’ani sendiri ???
Mas wahyudi, mungkin lebih baik kita berusaha terus menerus mengimplementasikan sifat 20 ke dalam diri kita masing2 supaya hidup kita sempurna dan bisa kembali kepada Sang Maha Asal, Allah SWT, caranya dengan ibadah yang benar, baca artikel ibadah!
rahayu-Red
terima kasih
wasalam
apa yg sebenarnya diibadahkan kawan??
mas mau nanya,
seberapa maha kuasanya Allah kalau mas hanya bagi menjadi 20 sifat?
ada penjelasan?
thanks ya…
sifat 20 itu adalah sifat allah yang tergambarkan pada diri manusi coba anda renungi makna dan arti sifat 20 itu
Kekuasaan ALLAH tak dapat di jangkau oleh kata,adapun 20 sifat yg diterangkan oleh AL QUR
Mbak Andini yang baik,…
Sebetulnya sifat maha kuasa Allah itu luas sekali, namun sudah terangkum dalam sifat 20 ini. Contoh 99 nama Allah yang mengandung sifat2 Ke-MahaaNya merupakan bagian salah satu dari sifat 20.Kalau Mbak pengen detail coba baca salah satunya buku SSJ 2 karya Achmad Chojim, M. Sholikin atau yang lainya. Demikian , semoga membantu
1. siapa yang ngarang sifat 20 ???
2. apa gak kebalik ? 99 dalam 20 ???
“Contoh 99 nama Allah yang mengandung sifat2 Ke-MahaaNya merupakan bagian salah satu dari sifat 20″
3. lupakan 20 pahamin aja yang 99 itu udah lebih dari cukup. gak usah nambah-nambahin.
4. Sampe masuk dalam kurikulum agama lagi.
yang 99 gak disenggol ???
sifat Allah yg 20 itu tersebar di Al Quran kok Mas. kok heboh sih….
pas……99 aja yg dibahas…..
tp ada lagi nama yang ke -100……yakinlah!!1
pas……99 aja yg dibahas…..
tp ada lagi nama yang ke -100……yakinlah!
Sebetulnya sifat maha kuasa Allah itu luas sekali,
kalimat ini sudah menjawab pertanyaan saya…
jika manusia membagi ke dalam 20, ini tidaklah logis karena kita di ajak kepada pemikiran manusia yang terdistorsi oleh pengalaman dan lain2…sama halnya dengan 99 sifat…ini sangat ngawur…banyak yg di ulang karena mengukur sifat Allah SWT dengan ukuran manusia…
mas sadar nggak?
coba baca lagi sifat 20 dan 99..kalau tidak mengerti…baca lagi….
sifat 20 itu sudah termasuk dalam sifat nama allah 99 akan tetapi sifat mutlak manusia itu ada dalam sofat 20karena sifat 99 itu penjelasan secara luas
Mungkin analoginya seperti ini mbak andini……kalo anda membuat kueh, pasti didalam kueh tersebut terwakili citarasa anda sbagai pembuat, dari mulai bentuk smp dgn rasa kueh tersebut. Kata terwakili bukan berarti kueh tersebut itu adalah anda kan….krn anda pasti jg tidak mau disamakan dengan kueh tersebut. Bagi orang yang ingin mencoba kueh anda jg sebenarnya bukan ingin kenal dengan kueh anda, akan tetapi ingin mngenal/merasakan citarasa / kemmapuan anda dalam membuat kueh tersebut kan, dan dengan media kueh tersebut.
Demikian mudah2an analogi dpt membantu anda, jika masih butuh penjabaran silahkan tulis disini. Mohon ma’af jika penjelasan saya kurang berkenan, karena lisan tak akan mampu mewakili akal dan hati nurani saya tentunya.
mas satu lagi….
mas bilang….dalam ajaran Manunggaling Kawulo Lan Gusti dari Syekh Siti Jenar…
emang ajaran itu dari syekh siti jenar?
itu sudah ada dari jaman leluhur jawa mas…
Syekh siti jenar hanya meneruskan ajaran leluhur jawa…
diralat ya mas…kalau nggak foto yang pake blankon nya di lepas aja…
peace
Maaf ya saudara saudara,saya orang baru cuma mau numpang nimbrung,kebetulan saya yang meneruskan ajaran kanjeng syeh siti,
MKLG itu asli nya ajaran dari parsi,yang disebar luaskan oleh kanjeng al halak,20 sifat allah itu sebagai jalan untuk lebih mengenal allah,nanti deh kalau saya ada waktu say jelaskan semua,salam kenal
Mbak Andini, trimakasih atas kritiknya….
Saya tidak mengatakan kalau MKLG itu Kanjeng SSJ yang pertama kali membawa ajaran tsb, tapi saya mengatakan dari, mungkin bisa diartikan (Versi) kali ya, Mengenai blangkon, apa hubunganya ya. Bagi saya, orang jawa ga harus pakai surjan dan blangkon, juga islam ga harus pakai jubah dan surban, bagi saya semua itu hanya budaya bukan merk, itu bukan kesejatian, mungkin sampeyan lebih ngerti. Mengenai Sifat 20, mungkin sampeyan bisa cari ahlinya yang sampeyan anggap cocok dengan pemahaman anda.
Rahayu
Insyalloh..
Nanti kalo sudah lunas hutang ku
sam
ini janjimu sendiri Allah menyaksikan lho!
penyatuan dari kepada 4JJI bukan secara fisik, melainkan secara hati. sedangkan hati berada di dalam qolbu dan 4JJI lebih dekat dari urat nadi leher kita. Kalau 4JJI adalah satu-satunya wujud tiada banding, jadi ciptaanya tidak wujud. Jadi kita hakekatnya tidak ada, yang ada hanya 4JJI . Ibarat suatu angka terbatas dibagi dengan suatu tak terbatas akan menghasilkan 0 (nol). Ciptaan 4JJI dibandingkan dengan 4JJI sama dengan tidak ada. Kita (ciptaan 4JJI ) seakan-akan ada hanya karena nur dari 4JJI . Ibarat gambar film di atas layar bioskop yang kalau cahaya dimatikan niscaya tidak ada kejadian (film di atas layar) karena 4JJI Al Hayyu Al Qoyyum. Dia hidup dan terus-menerus (mengurus ciptaannya). Di diri kita ada 4 unsur, 3 bisa hancur tapi ada 1 yang tidak akan hancur. Yang 1 itu yang bermanunggal dengan 4JJI . Saya tidak bisa dan tidak boleh menjelaskan. 4 unsur itu harus diketahui secara tareqot (perjalanan hati, akal dan rasa). Insya4JJI.
Wal4JJI a’lam bishawab
ruh dimana gak dijelasin.
sesungguhnya manusia adalah pelupa.
saya lupa bahwa Al-Haq hanya pada 4JJI. Kita tidak bisa menjadi benar (Al-Haq). Kita hanya bisa mendekati Haq tapi tidak akan pernah Al-Haq yang mana nilainya sama dengan 0 (nol) bila dibandingkan dengan Al-Haq.
Wal4JJI a’lam bishawab
EAALAH
Salam Sejati, Kang Mas Ngabehi …
GImana kabarnya ?
Mudah-mudahan selalu sehat dan tetap semangat …
Numpang ikut memberikan pendapat, bahwa memang Allah memiliki sifat yang sangat luas dan bahkan otak kita sendiri tidak mampu menjabarkannya dalam bahasa ragawi manusia. Ke-20 sifat yang disampaikan oleh pak moderator merupakan rangkuman atau orientasi terdekat otak kita kepada ke-MAHA LUAS-an sifat Allah dan wajib kita pahami.
Demikian halnya dengan 99 nama Allah (asmaul Husnah), adalah sedikit dari nama Allah yang bisa dijabarkan dalam bahasa ragawi manusia. Dan nama Allah ini tidak memiliki arti yang berulang-ulang jika kita meluangkan waktu sedikit untuk mendalami arti nama tsb. Apalagi jika kita tidak menggunakan hawa nafsu (negative thinking) dalam mengartikan arti nama tersebut, Insya Allah akan terlihat bedanya ….
Semoga Kedamaian selalu meliputi langit dan bumi.
Salam Sejati
Sujiatmoko
Maturnuwun Mas Moko, sampun kersa pinarak lan paring sumbang sih dateng kula.Kabar saya sehat selalu, bagaimana dengan penjenengan sudah tamat belum belajarnya diGantharwa?Kalu Mau berbagi pengalaman silahkan kirim ke email saya: kalamwadi@plasa.com nanti akan saya posting di sini. Saya yakin penjenengan banyak mempunyai pengalaman ghaib seperti halnya Mas Sabda Langit, Mas Ratana, Mas Hidayat dll.
Insya Allah,
Saya akan berbagi pengalaman dengan penjenengan, mas Ngabehi. Tapi tidak sebagus pengalaman mas Sabdo Langit dan mas Ratana. Beliau mungkin sudah hampir mencapai maqom Bashiroh akhir, sedangkan saya masih bersiap-siap mau ‘berangkat’.
Pelajaran di Gantharwa masih di level 5, masih harus lewati beberapa level lagi. Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama, sudah bisa pegang license.
Setelah itu, ngaji ke mas Ngabehi, mas Sabdo langit, mas Siliwangi dan mas Ratana. tapi kalo itu juga diterima sebagai murid ….he..he…
Monggo dilanjut sarasehannya …
Salam Sejati
Sujiatmoko
Salam Mas Ngabehi
Alam sifat wah jaraknya sudah dekat ya mas, he he he
@Andini,
Sabar mbak dan rilex saja …!!
salam kenal buat smuanya…kususnya km ngabehi “n”km ratnakuara.klo boleh saya minta emailnya…ha…..ha……ha…….klo boleh …….
======================================================
Ini email saya kalamwadi@plasa.com
Jangan suka melampoi batas yah,Allah melarang hal itu.
maaf ya mas yang saya tau allah tidak melarang orang yang melampoi batas,asal orang itu mampu,coba buka kembali al quran,di sana ter tulis jelas yang bunyi nya kira kira begini,hai bangsa jin dan manusia kalau kamu sanggup menumbus langit lapis tujuh atau bumi lapis tujuh tembus lah.pasti kalian tidak akan sanggup kecuali dengan izin ku,ayat ini menunjukan,bahwa kita boleh……….
Mas Ngabehi…,
Dulu waktu saya buka blog anda pertama kali, penjabaran MENGKAJI SIFAT 20 kan sudah anda posting to ? Kenapa sekarang tidak ditampilkan lagi ?
Assalamualaikum wr.wb.
Saya hanya ikut nimbrung saya sepaham dengan yang punya blog bahwa orang melampaui batas disini adalah orang yang tidak sejalan dengan Perintah-perintah Allah…dan menceritakan tidak sesuai dengan “Kebenaran” melainkan membelakangi kebenaran atau berbohong. Ada lagi ayat yang mengatakan bahwa : “Hai Muhammad apabila ada yang bertanya kepadamu tentang “RUH” maka katakan itu dari sisi Tuhan-mu, namun ada sebagian dari rosul-rosul (utusan) yang kami beri tahu tentang itu sampai akhir jaman (kiamat) sebagai Penegak dan Tiang Pancang Agama Allah, melalui Ilmu “Kawe-”RUH” dengan sebenar-benarnya We-”RUH” = TAHU, Mengerti, Paham, Meyakini dan Mengimani, orang type ini tidak melampaui batas karena masih memakai “Ilmu Allah” (Alquran dan Sunnah), dan tidak lepas dari Aqidah dan tuntunan “ISLAM” Wah ternyata pembahasan disini asyik juga.
Wassalam
Assalamulaikum wr.wb
Setiap manusia diberi 1 kelebihan dari makhluk yang lain yakni “Akal”. Banyak manusia menggunakan akal untuk “meng-akal-akalkan”, mengada-ada, mengtaqwil, dan akhirnya maknanya jauh meleset dari makna Al-Qur’an yang sesungguhnya dan ini telah terjadi dari jaman ummat-ummat terdahulu makanya sampai pada kaum Yahudi. dalam arti menafsir Al-Qur’an kemudian diplesetkan..Tapi selama kita masih ingin Mencari Cahaya “Nur” maka sesungguhnya Allah itu “Maha Tahu” maka akan diberikan petunjuk kepad “Cayaha” itu sesui dengan Janji-NYA. artinya “Becik Ketitik Olo Ketoro” “Sesuatu yang benar pasi benar sesautu yang salah pasti salah” dengan satu ketetapan” La haula wala kuwata ila bilah” Insya Allah terus mengkaji dan bersering karena sesungguhnya Allah senang dengan Hamba yang senang menecritakan-NYA dengan mabaca dan mengkaji Kalamullah (Omongan , cerita, Allah) dari pada orang yang menentang ayatnya iya kan Kak Pengelola Blok betul nggak? karena Al-Quran diturunkan dengan jenis 2 ayat. 1. Mukhamad Pasti jelas nyata, 2 Muthasyabihat yaitu harus dikaji dan diulas, dikupas tuntas untuk menemukan jawaban dan jawaban tadi wajib setiap hamba untuk dibawa kembali kepada Kholiqnya, seperti ayat ini: Sesungguhnya KAMI telah menunjukinya jalan yang lurus pada setiap jabang bayi……ada yang lupa…ada yang pura-pura lupa…ada yang dilupakan oleh …..dan ada nggak tahu pura-pura lupa……heheheheh…kata orang Syahadat Perut…..(waktu dalam Rahiem) karena Kami adalah “Rahman dan Rahiem”
Wassalam
@Ratana
Sebetulnya bahannya sudah siap mas, tapi untuk nulis kok males banget, soalnya saya nulis disela sela waktu kerja aja, tidak punya komputer pribadi.
Oo…, berarti dulu salah liat aku ya…
Yah, kalau terlalu banyak ya pelan2 to mas Ngabehi…, hehehe… .
Kangmas Herjuno, menawi saking pemanggih kula sipat 20 menika secara kultur wonten ing angga lan rasa kita pribadi. ngantos wonten dumukan 20 ingkang perlu kita lampahi saben dintenipun.
Mbok mangga katuran pinarak wonten rompok kula ingkang sampun salin warna dados Rujakbeling Kolakrawe, menawi badhe icip-icip lho Kangmas
mugi GUSTI tansah paring kawilujengan dateng kita sami,keparengo kula badhe nderek tetepangan wonten ing soroh asihan punika,matur nuwun saderengipun..
=====================================================
sugeng tepang ugi mas, sumonggo kula aturi icip icip sakwontenipun.
rahayu
sorry ya mas, saya ikut nimbrung, kalau dulu di kampung saya ngaji sifat 20 itu ya hatus di dudukkan dengan guru pembimbing bahasannya panjang bisa berbulan bulan bahkan ada yang tahunan juga masih mengaji sifat 20, tapi kalau saya lihat disini kog bahas sifat 20 kayaknya secara gamblang aja, ga salah sih ya mungkin yang diterangin kepada yg bertanya tentu sebatas yg mereka pahami secara sederhana saja, sorry mas kalau salah naggapin, saya ga tau jg,apa mas ngaji sifat 20 kayak saya jg dulu ngaji sfat 20 dkampung jg ga tau lah ya…
ok thank’s
Mas Iing silahkan baca artikel rahasia manusia dan alam semesta 1 dan rahasia manusia dan alam semesta 2, di situ kita bahas secara ringkas.
suwun
ya jelas tho mas disini khan cuma bahas kulit luar nya,kalu bahas hakekat nya ya pasti ber bulan bulan.
Mbak Andini Dan Mas Iing,
untuk anda berdua saya ingin komentar.,
Mbak Andini, kalau saya lihat dari comment2 anda, anda belum mengerti apa apa mengenai ajaran islam. Jadi saran saya tidak usah banyak komentar dulu
Mas Iing, mempelajari sifat 20 tidak ada waktu yang standard, mungkin mas berbulan2 atau bahkan tahunan baru menguasai. Tapi tidak mustahil bagi orang lain untuk menguasainya dalam satu minggu.
Saya hanya menyarankan, kalau kita ingin mempelajar dan mengusai sifat 20 :
1.Kita harus memahami ilmu syariat agar kita punya filter untuk menerima semua input yang diberikan.
2. pernah mengaji masalah Nur Muhammad
3. Menguasai ilmu pengajian diri
4. Paham benar makna dari manunggaling kaula gusti. Ingat, Gusti yang dimaksudkan disini kalau kita ingin memberikan contoh terhadap api dan panas. Kalau anda udah tau gusti yang dimaksudkan adalah simbol dari api atau simbol dari panas, Barulah anda bisa secara mudah memahami sifat 20 itu.
Wassalam
om salman kok ngasih ketrangan ngawur/menyesatkan sih, klau mau mempelajari dan memahami sifat 20 ngapain sampai ke nur muhammad, mkgw ke bawa-bawa. apa om udah paham dhohir dan batin masalah sifat 20. jangan gitu om kasihan yang lain. sifat 20 itu pelajaran anak sd di ponpes, itu modal dasar menuju pemahaman ketuhanan yg benar selain masalah af’al dan asma.
boleh juga tanya jawabnya kayanya seru tuh
sifat 20 tersimpan dalam diri anda sekalian (rahasia )
klo anda sudah kenal sifat 20 maka anda sekalian
akan merasa hina dan tidak merasa hebat merasa orang yang paling lemah/hina di dunia.
begitu ya mas? sharing dong pengalaman anda belajar sifat 20.
nuwun sewu, maaf,… kalo pengen tahu bahasan tentang mengkaji sifat 20 ini dimana tho tulisannya ?
mohon petunjuknya.
*******
mengenai mengkaji sifat rong puluh ini,..atopun kajian laennya yang boleh dikatakan mengenai hakekat makrifat ato apapun sebutannya.
memang ada 2 pandangan :
1. bahwa kajian seperti ini harusnya face to face
2. bahwa era saat ini dimana teknologi sudah berkembang,..maka tidak harus face to face agar kajian yang diberikan dapat di baca, diserap oleh banyak orang dan tidak harus ke Pondok2.
apapun pendapat yang ada,….keduanya layak untuk dilakukan.
karna,..kalo kita menggunakan metode yang ke 2,… pastilah juga memiliki batasan batasan sejauh mana selayaknya yang perlu di share dan mana yang harus face to face.
maturnuwun
Silahkan baca artikel dengan judul “Rahasia Alam Semesta I dan Rahasia Alam Semesta II, disana tertulis secara ringkas dan sederhana.
Trimakasih
ngapunten om pisstown, klau cuma membaca kitab sifat 20 bisa tanpa guru/pembimbing tapi klau memahami satu persatu sifat dan hubungan antara sifat satu dan sifat yang lain harus/wajib ada guru/pembimbing apalagi tuk memahami muktakot seket. bahkan waktu pembukaan sirri(rahasia) dari sifat 20 atau muktakot seket akan ada sumpah/baiat dan diwejang diatas jam 10 malam ditempat sepi. saya punya kitab originalnya pake bahasa jawa dalam bentuk tulisan latin or pegon klau berminat hub dhewo.man@gmail.com. atau bisa cari nama kitabnya kitab hidayatul umah, bahrul, khowaidul khamsi, juworotut tauhid.
Mas mas para sesepuh sekalian ayo dong di bahas hakekat nya 20 sifat allah,masak cuma kulit doang
ha ha ha keterangan hakekat di umbar bukan barang dagangan om kiwahyu, seperti bab kamungfasil lan kamungtasil, ora jirim juhar jisim, kalam(ora ono suaro lan aksoro) terus gimana kalam qodim or kalam ……….., klau udaah tau hakekat sifat 20 or mutakot seket slah siji efeknya tau sing diarani lailatu qodar, kapan datangnya, rupone kayok opo. ha ha ha ha kitmanu wajibin siri ala insan
Mengkaji 20 sifat Allah SWT sungguh sangat amat penting bagi kita semua manusia terutama yg memeluk Islam … ini hal Tauhid/Keimanan dg syarat dianggap sudah memahami ilmu Syariat.
Jujurlah, bagi yg belum memahami ilmu Syariat disarankan tidak mengomentari agar tidak berdosa krn sirik atau bid’ah (meniru kata ustadz). Pengkajian 20 sifat tsb satu per satu berurutan dari sifat yg pertama s/d sifat ke-20. Jadi pencetus penkajian 20 sifat Allah SWT ini seharusnya mengkaji satu per satu sifat, katakanlah memulai dari sifat WUJUD artinya … tafsirnya yg tersirat dan tersurat dlm Al-Quran dan Hadist dsb . . .
Semoga amal ibadah kita semua diterima Allah SWT
A m i e n
salam…
keren juga yah tanggapan dan komennya…sampe aku gag tau musti ikutan koment dengan bahasa yang bagai mana. heuh…(padahal gag tau juga artikelnya gimana)
klo kata orang bilang yang dia juga kata orang lain dn orang lain itu mendapatkan dari orang lain lagi….dst lah, biasanya saat kita mau belajar dan memahami sifat 20 itu berangkat dari diri kita sendiri, mulai dari mengenali bagian bagiannya sampai pada hal hal bagaimana merasakan serta membuktikannya.
oleh karenanya biasanya hal yang pertama yang dilakukan mulai dari memahami akan hal “percaya” yang kemudian kita yakini (dalam mengisi yakin kita harus tau bagaimana merasakan dan membuktikan bahwa yang kita yakini benar adanya) hal ini di perlukan untuk menopang keimanan kepada Nya.
untuk masalah 99 dan 20 pada dasarnya akan menuju ke yang satu ialah Allah, sayangnya proses pembelajaran nggak cuman sampai situ, karena ada beberapa pendapat lain yang mencoba mengkaji dengan landasan “Allah itu Nama sementara setiap nama pasti ada yang diberikan nama” klo di ibaratkan 99 itu proses menuju ke yang satu sebab saat kita mengetahui akan yang satu dan kita bersamanya maka yang 99 itu dah menjadi bagiannya. namun tidak sampai pada tahap itu saja sebab dari yang satu itu kemudian kita menuju ke yang tunggal (“Dzat”).
demikian juga dalam sifat 20, sifat tersebut pada dasarnya meruju ke yang satu kemudian diteruskan ke yang tunggal (“Dzat”) hal itu bisa kita lihat bagai mana bahasan akan sifat yang pertama yakni “wujud” wujud itu secara arti berarti Ada. adanya sang wujud salah satunya ada karena pernyataan (lafal), setiaf wujud belum berati dia akan memiliki perwujudan juga belum tentu memiliki bentuk.
nah yang ada kemudian baik itu yang 99 ato yang sifat 20 hanya merupakan refresentasi akan ke ber ada an nya yang ada.
truss….ngopi dulu ah, upzz sory lancang dan gag sopan, hikkz
padahal aku bingung ini ngebahas sifat 20 melalui faham Syariat, torekat, hakekat padahalkan di dalam syariat ada torekat hakikat, di dalam torekat juga ada syariat dan hakekat begitu juga di dalam hakekat. ato mungkin pake marifat yang di dalamnya juga ada unsur yang lain… padahal dari masing masing hal punya cara pandang sendiri sendiri dalam mengkaji hal tersebut.hmmm membingungkan.
wasallam…
eengkik(betul) om cep, kulo tambahi koment nya, adanya af’al amargi adanyan asma, adanya asma karena adanya sifat, onoe sifat krena adanya dzat. jangaan lupa dzikir thoriqot bil a hakekat. setiap apa yang ada di dunia ini ilmu papat gak pernah terlepas salah satunya dalam menjabarkan satu masalah hanya orang nya yg gak paham.
ilmu syariat&thorigat adalah ilmu muamalah/dhohir bisa di bicarakan di khalayak umum,
ilmu hakekat&makrifat adalah ilmu mukasyafah/batin(tersembuni) gak bisa dibuat jadi bahan pembicaran. contoh pengertian
sholat itu harus rapatdan lurus shof nya
pengertian secara muamalah: ya umumnya yg kita dengar di masjid2 kalau mukasafahnya gak boleh dibicarak disembarang tempat.
no coment
ma’ap bgt pak,bu,orang2 pinter semanya. kalo ingin mengtahui tuhan hendak nya kita mengkaji diri terlebih dahulu…… aku hanya takut tidak kalo terlalu jauh malah kelur jalur. tp so pasti aq senang bgt ketika ketemu kajian ini…. umar lambar..
sory om, terlalu lama lebih 10 tahun ngaji diri sendiri keburu mati ndak tahu mbalik ke Allah mana, pelajari + pahami sifat 20 or mutakot seket syukur ada guru sekaligus membuka sirri sifat20 or mutakot seket, klau pemahaman udah kebuka siri nya baru jalani ngaji diri/mengenali diri. tuk ket lebih lanjut dhewo.man@gmail.com. setahu saya wilaya jawa timur dan madura banyak pengajian sifat 20 + buka masalah siri
tidak 1 pun mnsia bs menyamainya ,,, apalgi sifat nya ,, dia muhallafatu lilhawadis,, dari tapai_tapen@yahoo.com
takkan bs bebas dari hawa napsu yg namanya mnsia ,, namun hanya bs d kendalikan yaitu mutmainnah harus di didpn ,,
napsu dan akal hanya penghantar saja namun ada wasilah dri yang jauh akan mmbwa kita pd kslmtan,,
jika mngkji sift NYa otomtis kt mngkji dat NYA , krn tidk ada sift yng berpisah dangn wjud NYA , dan tidak ada wujd /dat yang berpisah dengan sifat NYA ,,
syriat >>>>
tariqoh >>>> qoblulmukminin baitullhah
hakikat >>>> lawmawujudun ILLallah
ma’rifah >>>>
di tas addlh pgngan biar gak slah jln
untuk yang syriat dan m’rifah cr sndri dlu insya anda akn dpt .
smg smpai pd tuj ttiggi,,, wasslam
walau bgmnpun dunia ini dan yg trjd pd ummat tetaplah ALLH MAH BJKSNA
syareat >>>peraturan
thoriqah>>>pelaksanaan
hakekat>>>keadaan
ma’ritat>>>tujuan
syareat sbgai peraturan,,hukum2 & tata cara agama yg dibawa rosullullah,,apa yg terkandung didalamnya,,ialah berkenaan tentang tata cara beribadah,,sahnya dlam ibadah kita kpada allah ta’ala,,berarti kita harus tau yg berkenaan dengan itu,,contoh:
ilmu(tata cara mandi hadas besar,,berwudhu,,sholat,,hukum sunah,,wajib,,haram,,halal,,makruh,serta hal2 yg membatalkan dalam ibadah dll) ilmu disini yg berkenaan kpada fardhu a’in mau gak mau kita harus mengetahuinya
thoriqah disini berperan sebagai pelaksanaan,,klu kita tdk memakai jalan thoriqah manusia akan sekehendaknya dalam melaksanakannya!!! contoh syareat sebagai peraturan: dari dulu kita sekolah sampai sekarang,,smp keumuman berseragam putih biru,,peraturannya kita haru kenakan seragam tersebut,, yakni putih biru,,>thoriqah sebagai peleksanaan: klu kita memagai seragam warna lain kita akan dapat hukuman,,jd klu kita tanpa thoriqah,, kita akan sekehendaknya memakai seragam warna lain,klu kita tidak mematuhiaya kita akan dapat hukuman,,>hakekat sebagai keadaan,,dari dulu sampai sekarang disekolah manapun khususnya diindonesia keumuman pakaian seragam smp putih biru,,itulah keadaannya yg sudah melekat smp berseragam putih biru,,jd kita sebagai siswa atau pelajar tidak bisa merubahnya, begitu pula keadaannya hukum allah ta’ala dari zaman para nabi2 bahkan dari dalam zaman ajali dalam ilmu tauhid,,sebelum allah jadikan jagat raya&seisinya,,termasuk mahluk sampai sekarang, hukum allah ta’ala sudah allah rancang,,itulah keadaan yang tidak bisa dirubah,,>ma’rifat sebagai tujuan,,maksudnya adanya peraturan sekalah yg harus kita jalani&laksanakan entah dalam berseragam atau peraturan2 yg lain yg kita harus patuhi,,bertujuan untuk terciptanya tata tertib,,kenyamanan,,keselarasan dalam sekalah untuk seorang siswa atau pelajar,,karna klu tidak begitu akan tercipta keadaan yg tidak nyaman,,adanya kekacauan,,dan liar tidak tertata bila peraturan2 tersebut tidak dijalani,,begitu pula dalam hukum agama,,maka dari itu allah ta’ala membuat hukum yg mau gak mau seorang hamba harus memetuhi&menjalani,,klu tidak allah pun akan berikan hukuman pda kita,,begitu pula berkenaan pada hukum2 syareat,,yg allah telah mengutus rosullullah untuk mematuhi hukum2 yg allah ta’ala tentukan yg bertujuan allah ta’ala mewajibkan seorang hamba,,untuk masuk surga,,karena pada hakekatnya perintah2 allah ta’ala pada mahluk,,yg harus dipatuhi hanya untuk bisa menempati surga…walau pun tidak ada sifat wajib bagi allah ta’ala untuk memasukan kita kesurga,,karena allah maha berkehendak&allah tidak bisa dituntut,,walau dengan ibadah kita seribu tahun…
jadi untuk menngenal sifat 20 allah ta’ala,,otomatis dengan syareat>>thoriqah>>hakekat>>ma’rifat,,semua itu akan terbuka siapa kita siapa allah swt,,sesungguhnya untuk pembahasan sifat pertama allah ta’ala,,iaitu wujud,,kita tidak bisa menjabarkannya walau pun sampai seribu tahun kita coba untuk mengkaji,,umur kita gak akan cukup untuk membahasnya/mangkajinya,,jalan untuk membuka sifat 20 allah ta’ala,,ikutilah apa2 yang sudah rosullullah sampaikan
memang benar bahwa sifat 20 ini adalah ajaran yang
disampaikan/dipelopori oleh Abu Musa Al Asy’ari tetapi bukan saat beliau masih
berfaham Mu’tazilah melainkan setelah beliau keluar dari Mu’tazilah karena
perdebatan yang terjadi antara beliau dengan orang tua (tiri/angkat) yang juga
pendiri Mu’tazilah.
Faham tersebut yang kemudian dikenal dengan Faham Al Asy’ariyah yang sampai saat
ini masih sangat2 banyak difahamani dan dijalankan. Kalau tidak salah faham ini
banyak diamalkan oleh Al Wasliyah.
Abu Musa sendiri sebenarnya juga udah bertaubat dan kembali ke faham
salafushalih dan sudah sempat merevisi/meralat semua buku beliau tetapi banyak
yang tidak tau. Lain halnya dengan Imam Ghazali juga sudah bertaubat tetapi
tidak sempat merevisi/meralat kitabnya (Ihya Ullumuddin).
Untuk lebih jelasnya silahkan baca kitab Al-Ibanah, buku ini menerangkan tentang
taubatnya imam Al-Asy’ari dari paham mu’tazilah kembali ruju ke manhaj
salafussholeh. Sudah diterjemahkan oleh penerbit At-tibyan, solo.
Demikian, semoga bermanfaat. Mudah2an yang lain bisa meluruskan apabila terdapat
kesalahan dan kekeliruan sekalian melengkapinya.
Maka inilah Kitab Sifat 20 (Dua Puluh) Jalan Iktikad Ahli Sunahh Waljamaah untuk mengenal keadaan Allah SWT dan Rasul yang mudah dipaham dan dihafal oleh orang mubtady yakni orang baru belajar ilmu tauhid. Sabda Nabi Muhammad SAW “ Bermula Permulaan Agama itu yaitu Mengenal Allah SWT dari karena jikalau tiada sah pengenalan seseorang kepada Allah SWT niscaya tidak sah juga segala amal ibadahnya.
Maka adapun syarat mengenal Allah SWT yaitu adalah 3 (tiga) perkara :
1. Dengan Yakin yaitu jangan ada Syak (50%), Dhan (75%), dan Waham (25%).
2. Muafakad dengan yang hak yakni bersetuju dengan hukum yang benar.
3. Dengan Dalil Nakli atau Akal yaitu keterangan-keterangan yang sah dibuat dalil jangan taklid (tuturutan) menurut perkataan orang-orang dengan tidak jadi pengetahuan dan keyakinan sendiri.
Maka apabila terhimpun yang 3 (tiga) perkara ini barulah orang itu dikatakan Mak’rifad kepada Allah SWT yang adalah jadi melepaskan kekal seseorang dalam neraka.
Syahadan maka tidak sempurna makrifat (mengenal Allah SWT) sebelum terlebih dahulu mengetahui seseorang akan hukum akal yang 3 (tiga) perkara ini dan demikian pula wajib mengetahui akan hukum Syarak yang 5 (lima) perkara dan Hukum Adat yang 4 (empat) perkara seperti tersebut dibawah ini dan kemudian Adat yang 4 (empat) perkara seperti tersebut dibawah ini :
1. Hukum Akal 3 (tiga) perkara :
a. Wajib : Barang tidak boleh pada akal oleh tiadanya seperti adanya Allah SWT tuhan kita Jalla Waajja.
b. Mustahil : Barang yang tidak boleh pada akal oleh adanya seperti ketiadaan ada Allah SWT atau berserikat Allah SWT dengan lainnya.
c. Harus : Barang yang sah pada akal oleh adanya dan tiadanya seperti berbuat Allah SWT bagi sekalian mungkin atau meninggalkan dia.
2. Hukum Syarak 5 (lima ) perkara :
a. Wajib : Barang yang diberi pahala jika mengerjakannya dan disiksa jika meninggalkannya seperti sembahyang lima waktu.
b. Sunnah : Barang yang diberi pahala jika mengerjakannya dan tiada disiksa jika meninggalkannya seperti bersedekah.
c. Haram : Barang yang diberi pahala jika meninggalkannya dan disiksa jika mengerjakannya seperti main judi dan mencuri.
d. Makruh : Barang yang diberi pahala jika meninggalkannya dan tiada disiksa jika mengerjakannya seperti makan bawang mentah dan hisap rokok.
e. Mubah : Harus yaitu Barang yang tiada diberi pahala jika mengerjakannya dan tiada disiksa jika meninggalkannya seperti makan dan minum.
3. Hukum Adat 4 (empat) perkara :
a. Mengikat ada dengan ada seperti keadaan adanya kenyang dengan adanya makan.
b. Mengikat ada dengan tiada seperti keadaan adanya dingin dengan ketiadaan selimut.
c. Mengikat tiada dengan ada seperti keadaan tiada hangus dengan adanya air.
d. Mengikat tiada dengan tiada seperti ketiadaan kenyang dengan ketiadaan makan.
Bermula setengah sifat yang wajib bagi Allah SWT yaitu 20 (dua puluh) Sifat :
1. Wujud
Artinya Ada Allah SWT lawannya Adam artinya tiada mustahil Allah SWT tiada. Wajib Allah SWT ada. Dalilnya “ Allah taala jua yang telah menjadikan tujuh lapis langit dan tujuh lapis bumi dan barang yang antara keduanya “.
2. Kidam
Artinya Sedia Allah SWT lawannya Hudus artinya Baharu. Mustahil Allah SWT Baharu. Wajib Allah SWT Sedia. Dalilnya “ Ia jua tuhan yang awal tiada bepermulaan dan Ia jua Tuhan yang akhir tiada berkesudahan “.
3. Baqa
Artinya Kekal Allah SWT lawannya Fhana artinya Binasa. Mustahil Allah SWT Binasa. Wajib Allah SWT Kekal. Dalilnya “ Kekal zat Tuhan engkau ya Muhammad yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan “.
4. Muhalafatuhu Taala Lilhawadis
Artinya Bersalahan Allah SWT bagi segala yang baharu lawannya Mumasyalatuhutaalalilhawadisyi artinya Menyamai Allah SWT bagi segala yang baharu. Wajib Allah SWT bersalahan bagi segala yang baharu.. Dalilnya “ Tiada seumpamanya Allah SWT oleh sesuatu “.
5. Kiyamuhu Taala Binafsih
Artinya Berdiri Allah SWT dengan sendirinya lawannya Anlayakunaqaimambinafsih artinya bahwa tiada berdiri Ia dengan sendirinya mustahil Ia tiada berdiri dengan sendirinya. Wajib Allah SWT berdiri dengan sendirinya. Dalilnya “ Bahwasanya Allah SWT sesungguhnya kaya daripada sekalian alam “.
6. Wahdahniyah
Artinya Esa Allah SWT lawannya Taadud artinya berbilang-bilang Allah SWT mustahil Allah SWT berbilang-bilang wajib Allah SWT Esa. Dalilnya “ Kata oleh mu ya Muhammad bermula Allah SWT yaitu Esa Zatnya dan Sifatnya dan Afallnya.
7. Kudderah
Artinya Kuasa Allah SWT lawannya Azaz artinya lemah mustahil Allah SWT lemah. Wajib Allah SWT Kuasa. Dalilnya “ Bahwasanya Allah SWT yaitu kuasa atas tiap – tiap sesuatu.
8. Iradah
Artinya Berkehendak Allah SWT lawannya Karamah artinya tidak berkehendak mustahil Allah SWT tidak berkehendak. Dalilnya “ Allah taala jua yang sangat berbuat bagi sesuatu yang dikehendakinya.
9. Ilmu
Artinya tahu Allah SWT lawannya Zahil artinya bodoh mustahil Allah SWT bodoh. Wajib Allah SWT tahu. Dalilnya “ Bermula Allah SWT jua yang mengetahui dengan tiap-tiap sesuatu.
10. Hayah
Artinya hidup Allah SWT lawannya Mautu artinya mati mustahil Allah SWT mati. Wajib Allah SWT hidup. Dalilnya “ Berpegang olehmu ya Muhammad atas Tuhan yang hidup yang tiada Mati “.
11. Samak
Artinya Mendengar Allah SWT lawannya Samam artinya Tuli mustahil Allah SWT tuli. Wajib Allah SWT mendengar. Dalilnya “ Sesungguhnya telah mendengar oleh Allah SWT.
12. Basar
Artinya Melihat Allah SWT lawannya Ama artinya Buta mustahil Allah SWT but. Wajib Allah SWT melihat. Dalilnya “ Bermula Allah SWT jua yang amat melihat dengan apa-apa yang kamu perbuat.
13. Kalam
Artinya Berkata-kata Allah SWT lawannya Bakam artinya Bisu mustahil Allah SWT bisu. Wajib Allah SWT Berkata-kata. Dalilnya “ Telah Berkata-kata Allah SWT akan Nabi Musa akan sempurna kata “.
14. Kadirun
Artinya Yang Kuasa Allah SWT lawannya Azizun artinya yang lemah mustahil Allah SWT yang lemah. Wajib Allah SWT yang Kuasa. Dalilnya seperti Dalil Kudrah.
15. Muridun
Artinya yang Berkehendak Allah SWT lawannya Karihun artinya yang tidak berkehendak mustahil Allah SWT yang tidak berkehendak. Dalilnya “ Allah taala jua yang sangat berbuat bagi sesuatu yang dikehendakinya.
16. Alimun
Artinya yang mengetahui Allah SWT lawannya Zahilun artinya yang bodoh mustahil Allah SWT yang bodoh. Wajib Allah SWT tahu. Dalilnya “ Bermula Allah SWT jua yang mengetahui dengan tiap-tiap sesuatu.
17. Hayyun
Artinya yang hidup Allah SWT lawannya Maitun artinya yang mati mustahil Allah SWT yang mati. Wajib Allah SWT yang hidup. Dalilnya “ Berpegang olehmu ya Muhammad atas Tuhan yang hidup yang tiada Mati “.
18. Samiun
Artinya Yang Mendengar Allah SWT lawannya Asamun artinya Yang Tuli mustahil Allah SWT yang tuli. Wajib Allah SWT yang mendengar. Dalilnya “ Sesungguhnya telah mendengar oleh Allah SWT.
19. Basirun
Artinya Yang Melihat Allah SWT lawannya Akma artinya Yang Buta mustahil Allah SWT yang buta. Wajib Allah SWT yang melihat. Dalilnya “ Bermula Allah SWT jua yang amat melihat dengan apa-apa yang kamu perbuat.
20. Mutakalimun
Artinya Yang Berkata-kata Allah SWT lawannya Abkamun artinya yang Bisu mustahil Allah SWT yang bisu. Wajib Allah SWT yang Berkata-kata. Dalilnya “ Telah Berkata-kata Allah SWT akan Nabi Musa akan sempurna kata “.
Berikut saya forward artikel koreksi terhadap penetapan sifat wajib 20 bagi Allaah. Semoga bermanfaat meluruskan pemahaman kita semua.
Alhamdulillaah, Imam Abul Hasan Asy’ari yang ajaran awal beliau menjadi cikal bakal susunan sifat 20, beliau sendiri diakhir hayat menyadari kekeliruannya dan kembali ke pemahaman salafus shalih sebagaimana yang diajarkan Nabi kepada para sahabat, yaitu kita harus mensifati ALLAAH sebagaimana ALLAAH mensifati DiriNYA.
Kembalinya beliau (Abul Hasan Asy’ari) kepada pemahaman salaf bisa dibaca di kitab beliau Al-Ibanah. (Terjemahan Melayunya sudah diterbitkan oleh beberapa penerbit).
KOREKSI TERHADAP PENETAPAN SIFAT 20 BAGI ALLAAH
oleh: Abu Nu’aim Al Atsari
Golongan Asy’irah yaitu sekelompok orang yang mengaku mengikuti aqidah Imam
Abul Hasan Ali bin Isma’il Al Asy’ari dalam masalah aqidah khususnya sifat-
sifat Allah, menetapkan sifat Allah hanya duapuluh. Padahal beliau hanya
menetapkan tujuh sifat (sebelum kembali ke manhaj salaf, ahlussunnah wal
jama’ah). Yang tiga belas itu sebenarnya tambahan dari kelompok Maturidiyyah,
pengikut Abul Manshur Muhammad bin Muhammad Al Maturidi As Samarqandi (wafat
333 H)
Adappun sifat duapuluh itu adalah Wujud, Qidam, Baqa’, Mukholafatuhu Ta’ala lil
Hawaditsi, Qiyamuhu binafsihi, Wahdaniyah, Qudrat, Iradah, Ilmu, Hayat, Sama’,
Bashar, Kalam, Kaunuhu Qadiran, Kaunuhu Muridan, Kaunuhu ‘Aliman, Kaunuhu
Hayyan, Kaunuhu Sami’an, Kaunuhu Bashiran, Kaunuhu Mutakalliman. Inilah yang
dinamakan sifat wajib duapuluh bagi Allah yang wajib diyakini menurut
Asya’irah.
Dalam menetapkan sifat tujuh (ditambah menjadi dua puluh oleh Maturidiyyah)
mereka (Asya’irah) hanya berdasarkan akal. Kata mereka: “Adanya makhluk ini
menunjukkan adanya qudrah, lalu adanya sifat khusus bagi masing-masing akhluk
menunjukkan adanya irodah, teraturnya alam ini tanda adanya ‘ilmu. Ketiga sifat
ini tanda adanya sifat Hayyu(hidup) karena ketiga sifat itu tidak akan terwujud
tanpan Al Hayyu. Dan sifat hayyu harus memiliki sifat berbicara, mendengar dan
melihat. Ini adalah sifat sempurna. Atau tersifati dengan bisu, tuli atau buta,
namun karena ini sifat tercela maka tidak mungkin Allah tersifati dengannya”.
Bantahan Ahlussunnah (salaf) : Berbicara dalam masalah ini hanya
berdasarkan akal mengandung konsekwensi sebagai berikut :
1. Menyelisihi metode yang diterapkan oleh salaful ummah, generasi awal, dari
kalangan shahabat, tabi’in, atba’uttabi’in dan para ulama setelah mereka.
Mereka mengembalikan masalah ini kepada Al Qur’an dan Sunnah. Mereka menetapkan
semua nama-nama dan sifat sebagaimana Allah tetapkan dalam Al Qur’an atau
melalui sunnah Nabi-Nya tanpa diserupakan dan dita’thil. Imam Ahmad
berkata: “Kita mensifati Allah sesuai yang telah Allah tentukan, tidak boleh
melampaui Al Qur’an dan Hadits”.
2. Juga menyelisihi akal itu sendiri. Karena masalah ini termasuk urusan
ghoib. Sehingga akal tidak bisa campur tangan. Yang bisa dilakukan hanyalah
menerima.
3. Akan menyebabkan perselisihan dan kontradiksi yang tiada henti. Karena
setiap orang mempunyai akal. Lalu akal mana yang dipakai? Si Fulan akan
menetapkan sesuatu yang dinafikan oleh Fulan yang lain, begitu seterusnya. Maka
tidak ada mizan (timbangan) yang kongkrit sebagai pijakan baku. Syaikhul Islam
Ibnu Taimiyyah mengatakan : “Aduhai, dengan akal siapa Kitab dan Sunnah akan
ditimbang? Semoga Allah meridhoi Imam Malik bin Anas dimana beliau
berkata: ‘Atau apakah setiap kali ada seseorang yang lebih lihai berdebat
mendatangi kita, lalu kita akan campakkan apa yang disampaikan Jibril kepada
Muhammad y hanya karena mengikuti pendapatnya? Padahal sudah dimaklumi bahwa
kontradiktifnya perkataan merupakan bukti kebatilannya”.
4. Jika mereka(Asya’irah dan ahlikalam) mengatakan bahwa makna tangan Allah
adalah kekuatan karena takut dikhawatirkan menyerupai tangan makhluk, maka
mereka juga harus menta’wilkan makna kekuatan supaya tidak terjadi penyerupaan
karena makhluk juga punya kekuatan. Jika mereka berkelit (dgn mengatakan)
kekuatan Allah tidak sama dengan kekuatan makhluk. Kita jawab: Demikian pula
tangan Allah tidak sama dengan tangan makhluk. Jadi tidak ada jalan untuk
menta’wil.(Majmu’ Fatawa, bagian Taqrib At Tadamuriyah, Sayikh Ibnu Utsaimin,
4/123-124). Allahu A’lam bish showab.
Uraian berikut akan mencoba mengulas kesalahan madzhab mereka yang sudah
mengakar di masyarakat. Semoga Allah masih membuka jalan bagi mereka untuk
kembali ke manhaj ahsunnah yang hakiki.
Nama dan sifat Allah tidak terbatas karena tidak ada dalil yang membatasi.
Bahkan ketidak terbatasan asma’ dan sifat Allah disabdakan oleh Rasulullah y
sendiri:
“Aku mohon kepada-Mu dengan seluruh asma-Mu yang telah Engkau namakan untuk
diri-Mu atau Engkau turunkan dalam kitab-Mu, atau Engkau ajarkan kepada salah
seorang dari hamba-Mu, atau masih dalam rahasia ghoib pada-Mu yang Engkau
sendiri mengetahuinya”
[Hadits shahih riwayat Ahmad dalam Musnad, Ibnu Hibban dalam Mawaridu Dhom'an,
Al-Hakim dalam Mustadrok. Dishohihkan oleh Ibnul Qayyim dalam Sifa'ul 'Alil,
Ahmad Syakir, Al-Albani dalam Shahihah, dan Al-Arnauth dalam takhrij Zadul
Ma'ad]
Sesuatu yang masih berada dalam ilmu ghaib tidak ada yang mengetahuinya kecuali
hanya Allah, sehingga tidak mungkin bagi seseorang untuk mengetahuinya, apalagi
menghitungnya. Jelas sekali bahwa nama Allah itu tidak terbatas.
Lalu bagaimana dengan hadits:
“Sesungguhnya bagi Allah sembilan puluh sembilan nama, barang siapa
menghitungnya/menghapalnya akan masuk jannah.”
[Riwayat Bukhari:6410, Muslim:2677]
Jawabnya: Hadits ini tidak menunjukkan pembatasan nama Allah hanya sembilan
puluh sembilan saja. Bila demikian maka susunan kalimatnya adalah:
“Sesungguhnya nama-nama Allah ada sembilan puluh sembilan, barang siapa
menghitungnya/menghapalnya akan masuk jannah”
Dengan demikian, maka makna hadits ini adalah nama-nama Allah yang sembilan
puluh sembilan yang siapa saja dapat menghapalnya akan masuk jannah. Berarti
masih ada nama-nama lain yang tidak diperintahkan untuk menghapalnya. Selain
itu kalimat “.barang siapa menghitungnya/menghapalnya akan masuk jannah” bukan
merupakan kalimat tersendiritetapi kalimat pelengkap dari sebelumnya. Kalimat
yang semisal dengannya, seperti ucapan: “Saya mempunyai seratus ribu rupiah
yang saya persiapkan untuk shodaqoh”. Berarti anda masih mempunyai uang yang
lain yang dipersiapkan untuk keperluan lainnya. [Al-Qawa'idul Mutsla Fi
Sifatillahi Wa Asma'ihi Al-Husna, Ibnu Utsaimin, hal.17. dan Al-Qawa'idul
Muhimmat Fil Asma'I was Sifat, Ibnul Qayyim, hal.32]
Imam Nawawi berkata: “Ulama telah bersepakat bahwa hadits ini bukan pembatasan
nama-nama Allah. Namun bukan berarti Allah tidak memiliki nama-nama yang lain.
Tetapi maksud dari hadits ini yaitu sembilan puluh sembilan nama ini, bagi yang
menghapalnya akan masuk jannah. Tujuannya sekedar informasi akan masuk jannah
bagi yang mampu menghapal 99 nama tersebut, bukan pembatasan nama. Oleh
karenanya tersebut dalam lafadz lain: Aku memohon kepada-Mu dengan seluruh asma-
Mu yang telah Engkau namakan untuk Diri-Mu.atau masih dalam rahasia ghoib pada-
Mu yang Engkau sendiri mengetahuinya” [Syarah Muslim, 6/177]
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata: “Inilah pendapat jumhur ulama’ “[lihat
Dar'u Ta'arudhil 'Aqli Wa Naqli, juz 3 hal.323]
Al Hafidz Ibnu Hajar berkata: “Tentang penyebutan 99 nama ini para ulama
berselisih, apakah nama Allah sebatas itu atau lebih, namun disebutkannya
sejumlah nama itu merupakan kekhususan sebab bagi yang
menghapalnya/menghitungnya akan masuk jannah. Jumhur ulama memilih pendapat
kedua (nama Allah lebih dari 99 nama). Dan An-Nawawi menukil adanya kesepakatan
ulama’ tentang masalah ini (seperti yg disebutkan diatas). Al-Khothobi
berkata: “Dalam hadits ini terdapat penetapan sejumlah 99 nama, namun bukan
merupakan halangan adanya tambahan nama yang lain. Pengkhususan ini dikarenakan
nama-nama ini sering muncul dan maknanya paling jelas”. Al-Qurthubi berpendapat
sama dalam kitabnya Al Mufhim. Ibnu bathal menukil pendapat Al-Qadhi Abu Bakar
bin Thayyib, katanya: “Dalam hadits ini tidak ada bukti pembatasan nama Allah
hanya 99. Namun makna hadits ini adalah siapa yang menghapalnya/menghitungnya
akan masuk jannah, dan yang menunjukkan tiadanya pembatasan adalah kebanyakan
dari nama-nama itu berupa sifat, sedangkan sifat Allah tidak terbatas”.[Fathul
Kesimpulannya bahwa nama Allah tidak terbatas. Demikian pula sifat-Nya. Karena
setiap nama pasti mengandung sifat, berarti sifat Allah juga tidak terbatas.
Ibnul Qayyim berkata: "Allah mempunyai nama-nama dan sifat yang disimpan pada
ilmu ghaib di sisi-Nya. Tidak ada yang mengetahuinya, baik itu malaikat yang
dekat dengan Allah atau nabi yang diutus, seperti disebutkan dalam hadits
shohih: Aku mohon kepada-Mu dengan seluruh asma-Mu yang telah Engkau namakan
untuk diri-Mu atau Engkau turunkan dalam kitab-Mu, atau Engkau ajarkan kepada
salah seorang dari hamba-Mu, atau masih dalam rahasia ghaib pada-Mu yang Engkau
sendiri mengetahuinya".[Al Qowa'idul Muhimmat fil Asma' Was Sifat, hal.32]
99 itu asma ‘lhusna….nama-nama Allah.
Al-Rahman (Maha Pengasih) > melalui nama ini Allah menerangkan bahwa “DIRINYA” maha welas asih, Allah memiliki sifat pengasih.
Al-Rahim (Maha Penyayang) > melalui nama ini Allah menerangkan bahwa “DIRINYA” maha penyayang, Allah memiliki sifat sayang.
Al-Ahad (Maha Tunggal) > melalui nama ini Allah menerangkan bahwa “DIRINYA” maha tunggal/esa, Allah bersifat (?) tunggal.
Al-Shamad (Tempat Bersandar) > melalui nama ini Allah menerangkan bahwa “DIRINYA” adalah satu-satunya tempat bersandar semua makhluk. (Apa kata sifat dari tempat bersandar ini????) .
Al-Malik (Raja Diraja) > melalui nama ini Allah menerangkan bahwa “DIRINYA” adalah satu-satunya yang layak disebut sebagai Raja Diraja. (Bagaimana menerangkan sifat Raja Diraja ini? …)
Dari contoh-contah asma alhusna itu, dapat dipahami bahwa antara nama dan sifat itu tidaklah selalu sejajar. 99 asma alhusna itu nama-nama Allah, sementara sifat-NYA adalah hal yang lain. Bisa jadi terkandung di dalam nama-nama-NYA, tapi bisa juga tidak tercermin dalam nama-nama-NYA.
Wasalam.
99 atau 20?
Ini aja dulu, ya.
1. Allah adalah Dekat (QS 2:186)
2. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui (lebih dari 30 ayat, misal Al-Araaf 200, tafsirnya Thaahaa 7-8)
Dari belajar yang ini aja bisa paham bahwa dzikir ramai-ramai mengeraskan suara (Tahlilan, Al-Baqarahan, Ali-Imranan, apalagi Yasinan) adalah perbuatan yang dimurkai Allah yang Dekat, Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui bahkan yang dirahasiakan dan yang tersembunyi.
Tambahan:
Allah Maha Cemburu, tidak suka ditandingi (syirik).
Siapa yang lebih utama diteladani keimanannya:
a. Syaikh Abdul Qadir Al Jilani
atau
b. Abu Bakar radiyallohu anhu?
Baca QS At-Taubah 100.
Insya Allah, keimanan kita dapat terus bertambah.
“dzikir ramai-ramai mengeraskan suara (Tahlilan, Al-Baqarahan, Ali-Imranan, apalagi Yasinan) adalah perbuatan yang dimurkai Allah yang Dekat, Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui bahkan yang dirahasiakan dan yang tersembunyi.”
Mas Anugrah, sebelum anda men-judge (walaupun itu cuma hak Allah) perbuatan tersebut salah, mesti anda pelajari dulu sejarahnya tradisi itu dulu.
salam kenal buat mas anugrah,
ngapunten ki ngabehi ikut coment;
Insya ALLAH .keimanan kita dapat terus bertambah,
jawab; ALLah ga akan merubah suatu kaum ,kecuali kaum itu mau merubahnya sendiri.
mas,alah sifat 20 dan lainnya, itu hanya sbagai penunjang kita tuk mempermudah ngaji tauhid. adapun ngaji tauhid sendiri sulit tuk berbuah hanya dgn teori dan perdebatan ,karna ketauhidan seseorg akan bisa berbuah lewat amal dan perbuatan,
bgaimn dgnmu kang mas anugrah ? perlu sampean ketahui , ttg perjalanan ketauhidan, kita bisa belajar dgn apapun yg ada di sekeliling kita,
contoh; di sa,at org yg kita cintai masih muda & baru lucu 2nya meninggalkan kita tentunya kita sedih dan kehilangan , tpi kita bisa belajar dari pepohonan dgn hati nurani kita yg di sertai akal fikiran kita;
bahwa ; seharusnya daun yg layu yg harus jatuh , tp banyak jg daun yg masih hijau &muda jatuh juga , semua atas kekuasa,anNYA, ini kisah nyata yg butuh perenungan, dan tidak sekedar teori. yg sering kita jumpai dlm perjalan hidup ini.
namun ga tercantum dlm kitab.
untuk itu kurang elok jika kita tergesa 2 menghakimi sesama.
kurang lebihnya mohon ma,af.
ha ha ha ha Allah adalah Dekat (QS 2:186) dekat ama siapa lebih deeekat dengan urat nadi dileher berarti ditempat jauh tidak ada, di dalam sumur di surga di neraka di sapi tank di luar angkasa tidak ada, terus dimana kata nya akbar seberapa besar akbar nya udah dibuktikan apa cuma ikut-ikutan islam&iman kata ortu guru berdasarkan quran dan hadis, seberapa suci kah ALLAH apa pernah coba dilempar taek, udah apa belum, udah dibuktikan suci nya ALLAH itu gimana,
ki…..barangkali punya info guru yang bermukim di dumai…..?
Mohon maaf mas langlang, belum punya info tentang Guru yang berdomisili di Dumai,
nuwun
matur nuwun ki…infonya…
Alhamdulillah sudah banyak saudara2 yang mengkaji tentang Tuhan , berbahagia bagi yang sudah paham, terus belajar bgi yang belum semoga Tuhan meido’inya .amiiin
nyuwun sewu ki, nopoo penjenengan jarang mbuka facebook ipun, mengke saget ceting kalian kulo… suwun.
leres Mas Hidayat, baru agak sibuk ngurusi kerjaan, Nanti kalau sudah tenang pasti buka fesbuk lagi. Biasanya saya buka fesbuk jam 12 siang mas.
sifat 20 adalah mutlak milik allah semata, tanpa sadar, kita telah sombong mengakui-katakanlah sifat makni, kita hanya dipakaikan allah, bukan berarti manunggal/bersatu, kalau syech siti jenar bilang manunggaling kawulo lan gusti saya yakin maksud beliau adalah bahwa didalam hati hanya ada allah bukan yg lain. Kalau diartikan manunggal=bersatu itu identik dengan khulul, dan ini sangat ditentang imam ghazali, beliau mengatakan tidak mungkin hamba yg hina, kotor bisa manunggal dengan yg suci.
Mengkaji tauhid diibaratkan berjalan di jalan yg sangat curam, kiri dan kanan merupakan lembah2 kesesatan yg dibawahnya sudah menunggu neraka, maka kita harus berhati2 dalam menelaah suatu kalimat, seberapa dalam makna tersiratnya. Saya tidak bermaksud menghujat, tapi mencoba meluruskan persepsi. dan saya pun mengharapkan koreksi jika saya salah
Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam….. Maha Suci Allah yang di tangan-Nya berada kekuasaan atas segala sesuatu.
Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
saya pernah dengar ttg MUKTAKAT SEKET tolong pencerahan
mutakat seket itu tekadnya hati ke ALLAH ada 50 aturan.
20 sifat wajib + 20 sifat mukhal(mustahil) + 10 sifat wenang dan mustahilnya jadi total 50.
dari kitab hidayatul umah, bahrul, khowaidul khamsi, juworotut tauhid.
muktakot seket ini kan membuka penjabaran kalimat Laa Ilaha Illa Allah.
dipelajari dan dipahami hingga meninggalkan maqom kam, aena, mata dan kaefa.
Salam kenal
saya yusuf… saya sangat menyukai pembahasan ini…
karna mustahil kita mengenal sesuatu tanpa mengenal sifat2nya…
seperti begitu besarnya cinta kita terhadap Allah dan Rasulnya, jika kita tidak mengenal Allah dan Rasulnya. bukan suatun hal yang tidak mustahil klo ada setan yang menyamar menjadi salah satunya dan menyesatkan kita…
salah satu contohnya saya pernah berharap sekali bertemu dgn seseorang yang bernama Mualim Jajang, namun karena saya tidak mengenal beliau dan hanya mendengar kebesaran nama beliau. pernah ada seseorang yang memanfaatkan itu dan mengaku2 sebagai Beliau( mualim Jajang ). dan dikarenakan saya tidak mengenal beliau saya pun mempercayainya dan menikmati penipuannya….wkwkwkwkwk
semenjak itu saya sadar betapa pentingnya mengenal Allah dan Rasulnya…
sehingga kita faham dan yakin apa & siapa yang kita sembah… dan tidak terjerumus dalam kemusrikan atau salah sembah!!!
tapi sampai sekarang sayangnya saya masih belum Faham dan mengenal betul tentang Allah dan Rasulnya walaupun saya tau bahwa jawaban setiap pertanyaan itu sudah ada sebelum pertanyaan itu diciptakan…
jadi mohon bimbingannya dan tolong add Facebook saya di email yusup_665_sal@yahoo.co.id a/n yusuf sholahuddin
klo perlu No telp nya mas…
Oh ya mas….
yang saya tau seperti apapun indahnya kalam Ahli sufi atw kalam orang2 alim tidak dapat mewakili makna yang sesungguhnya…
Apakah betul begitu mas???
dan klo boleh jangan terlalu terang2an menjelaskannya ke saya coz nantinya mas malah akan membunuh saya dengan tidak membiarkan akal dan pikiran saya untuk berpikir sendiri…
suwun lho mas sebelumnya
^_^
Assalamualaikum. Ramai banget. Jadi pengen ikutan nich. Lengkapin yang 99 jadi 100 yah. Moga kita semua bisa. Amin.
assalamu’alaikum, sy adi sy mau bertanya.
jirim itu ap ya ?
emm….. menarik, tapi kok pada mbulet ya! yang dijelaskan cuma pengertiannya. pemahamannya mana?
maaf ya sebelum na, peace
..kaji diri dulu…kalian sama sifat yang ada pd diri kalian saja ga tau ga pernah kenal dan ga pernah dipelajari..gmn kalian mau mempelajari sifat ALLAH..jika kalian mengaku iman dan islam …jangan banyak tanya….apalagi memperdebatkan sifat2 ALLAH…” itu ciri 2 orang kafir dan tak beriman,….atau belum iman,….memahami sifat2 itu tidak terjangkau oleh logika…apalagi lidah2 kalian yang mencla-mencle….sama aja kalian menggunjingkan ALLAH…tuhan ku dan tuhanya para tuhan….(tuhan hasil ciptaan manusia)….ALLAH meliputi segalanya…”adapun sifat 20 ALLAH ” bukankah sudah dikatakan ……yang wajib diketahui 20 sifatnya…adapun yang ke-21……..sampai tak terbilang….manusia tdk akan mampu…udah ya wahai para manusia sok tau dan mati hatinya….ALLAH bukan selebritis..jd jangan di gunjingkan…neraka jahanam….menunggu ..mau tuh,,…??
Belajar sifat allah bagus,belajar asma2 nya juga bgus,karna tujuan nya mengenal allah,kalo manusia itu sudah mengenal allah dgn baik,dia akan mengenal diri nya siapa…!
Jadi jagn meribut kan,dan jgn saling menyalah kan,tapi sama2 memberi tahu kebenaran,kebenaran yg sesungguh nya itu dr nur hati/nur muhamad,jadi kebenaran itu wajib dibagikan dgn tujuan kpd allah,jgn pake hwa nafsu….timbul nya g baik
by.sufi
Sedih sya pd kalian semua,ada yg saling menyalah kan,ada yg mempertawakan allah,ada yg menghina allah,ada yg saling menjatuh kan agama,padahal agama itu membawa kebenara,bg yg menghina allah,nanti ada balasan nya di akhirat,saya yg jd saksi nya,urus lah masing2 agamu,
jadi sifat 20,itu wajib kita ketahui dgn benar…,lebih bagus nya ditanyakan pd orang yg dekat dan mengenal allah lebih dlm,karna orang yg telah mengenal allah itu dy mengenal siapa diri dy sebenar na.dah saya ga mau melihan debat,dan penghina’an terhadaf tuhan saya,saya takut
Allah berfirman: “Dkt’a urat leher km dgn km, lbh dkt Aku [Allah] dgn km”. Knp Allah berkt dmkian…? Jk kt mengkaji sifat 20 ke-diri sendiri [jgn keluar diri/. Sesuai dgn hadits nabi: Kenalilah dirimu mk km akan kenal siapa tuhanmu. Sesuai dgn firman Allah: Jk km ingin kenal Aku/ Allah, jgn keluar dr diri km. jk km keluar dr diri km, mk km akan semakin jauh dgn Aku/ Allah. ] mk kt akan mengetahui seberapa dkt’a manusia dgn Allah. Dikrnakan sifat 20 melekat pd diri manusia. Contoh: knp manusia bs mendengar ? karna manusia ketempelan pendengaran Allah [SAMAK]. Siapa yg punya pendengaran? Pasti’a Allah [SAMIUN]. Knp manusia bs melihat? krn ketempelan penglihatan Allah [BASHAR]. Siapa yg punya penglihatan? Pasti’a Allah [BASHIRUN]. Knp manusia bs berkata? krn ketempelan perkataan Allah [KALAM]. Siapa yg punya perkataan? Pasti’a Allah [MUTAKALLIMAN]. Itulah sifat 20 yg sy tau. Kalo ingin lbh yakin lg mk hrs ketemu dgn wujud & rupa sifat 20 yg ada di-diri manusia. Wassalm….
setuju n sangat jlas, ngopo ngoceki wong liyan nang awake dwe yo komplit wis ono kbeh……… maturnuwun n slam knal kang,
Ampura kang, punten mau nambah dikit
Dat, sifat , asma, af’al :
Mohon petunjuk apa α̇̇̇̊∂ά yang sudah mengetaui dzat ???
Wassalam
cucok niku……. kulo njjih pingin ngge bahan rujukan eh……….
alhamdulilah segala puji bagi allah.
rong puluh…. monggo di oceki,ra sah didebatke, kanjeng syech, al halaj, samun,kanjeng sunan kalijogo, 7ane sami, islam kristen budha hindu mkg kpercayaan,kejawen gawe wong dadi apik tur luwes, ngopo do fanatik, kwi mung dalan, sing dwe motor ngambah aspal enthuk, sing dwe prau lewat laut enthuk,sing mlaku ngambah lemah enthuk, Allah kwi maha welas asih, pilihen dalanmu dwe, mugo tekan opo sing dgayuh……… ALLAH 7an terakhirku……….jareeeeeeeeeeeeeeeeeeee
Didalam kajian Islam banyak sekali cara pandangnya atau beda pendapat tapi semua itu adalah hikmah dari Allah SWT, agar manusia mengenal kenapa disebut manusia, dan tujuannya apa? Sblm Rosulullah mengajarkan syariat pada umatnya, ajaran para Nabi dahulu adalah tauhid.
Untuk cara pandang saya adalah
1. Kita harus mengenal dulu siapa yang kita sembah, karena semua adalah dasar mantapnya keimanan dan keyakinan kita sebagai manusia
Insyaallah di Al-Hikam dijelas “Man arofa nafsahu faqot arofa robbahu” Siapa orang yang mengerti diri pribadinya (wujud sebagai manusia) maka orang itu bakal mengerti/paham dengan pengeranNya.
2. Kita harus mengenal siapa yang dicintai dengan yang kita sembah.
Jawabannya adalah Tidak ada Tuhan selain Allah SWT dan Muhammad adalah utusan Allah SWT.
Jadi setelah kita Yakin akan hal itu maka apa yang diajarkan Rosulullah harus kita ikuti dan taati syariat-syariatnya yang beliau ajarkan karena itu adalah dasar keimanan kita, dan beliau juga mengajarkan / perintah kita juga harus mengikuti sesudah Rosul…yaitu para wali, ulama, kyai…krena beliau adalah sebagai lentera di muka bumi ini, tanpa adanya beliau2 dunia akan gelap gulita dan manusia akan bertambah salah arah karena saking gelapnya dunia.
hehehehe…tuhan meliputi segalnya,baik sifat mupun asma….gtu aja ko repot…hehehe
Nggak bisa mas kenal siapa yang kamu sembah, karena yang tahu tuhannya adalah dia dengan tuhannya, dengan tidak melepas sareat,tarekat, hakikat, marifat, zat=asal-usul,,sifat=perilaku asma=sama dengan yang menjadikan afal=rangkuman dari asal-usul menjadi kelakuan sama seperi yang menjadikan, akan menjadikan berkumpul dengan yang menjadikan. dengan menggunakan pesawat tercanggh dialam semesta yakni=NUR-ANI42344=”NURMUHAMMAD”SHOLAT karena dari sanalah kita berada kesanalah kita kembali innalilahiwa inaiaihirojiun namun nggak semua bsa pulang dengan mulus ada yang nyangkut dipohon tomat aa yang nyangkut di kali “Cimanuk” karena bunuh diri atau diri di bunuh sendiri kalau bilang mbaK Citra “Aura”.dan jika tuhan kita sama berarti kita berada pada sisi yang sama kalau Tuhan kita beda berarti kita berada pada sisi yang berbeda “Lakum dinukum waliadin”
@musyafir.aahhh…lu fir….bukankah tuhan itu ada di diri kita masing masing,kenapa masih aja pada berebut tuhan…!bukankah tuhan yg baik tidak mempermasalahkan perbedaan…hehehehe,,
Benar mas itu namanya Allah duduk pada prasangka hamba-Nya namun ada ketetapan yang harus diikuti, anda punya aptop dengan memory DDR2 apa pantas dipasangkan dengan memory DDR1? ini namanya ketetapan, ini baru ketetapan amerika, mengapa kita harus cari memory Type yang sama kalau DDR2 ganti DDR2 jangan DDR2 dipasangkan ke DDR1 mengapa begini, mengapa begitu, mau tahu jawabannya tanyakan ke pabriknya,atau keahli pembuatnya.
Assalamualaikum wr. wb
Hampir semua manusia aatawa insan dari Nabi Adam sampai Nabi Muhammad selalu membicarakan tentang Agama yang ujung dari semua itu adalah “kebenaran, atau Kemualiaan” dan tidak sedikit juga manusia yang tidak bisa mencapai kemuliaan itu, karena apa yang selalu di kerjakan oleh hambanya adalah atas kehendak yang maha kuasa (Allah) jua, dengan satu ketetapan bahwa tidak melanggar ujian yakni : “Perintah dan Larangan”, dengan kata lain tetap berpegang teguh pada Kalamullah (Kitab-Kitab) bukan kalam JIN, Kalam Iblis, Kalam Dazal yaitu tiada Tuhan yang wajib disembah kecuali “Allah” semata, Al-Quran itu diturunkan untuk ummat yang “istimewa”, Ummat Muhammad, karena Al-Quran itu adalah pelurus segala “kitabullah” yang telah diturunkan sebelumnya dan pelurus bagi para nabi yang telah diturunkan sebelumnya,jadi intinya Ummat Muhammad itu adalah ummat-ummat yang telah “lulus” dari Kitab, Zabur, Taurat, Injil, karena ayat taurat mencatat : “Jangan menginini milik sesamamu”
http://id.wikipedia.org/wiki/ Sepuluh_Perintah_Allah#Teks_Sepuluh_Perintah_Allah
Dalam Islam disebutkan ayat ini dengan “Hablulminanaas” hubungan manusia dengan manusia (horisontal), terus ditambah satu derajat lagi di Islam dengan “Man arofa nafsahu fafaqod arfa robahu” kenal diri pasti kenal Tuhannya, maksudnya kenalilah dirimu maka kenal keturunamu, (maaf Turunan Bajol itu nggak ada yang ada manusia (insan) Bajol adalah Binatang.ingat ktab kejidan bahwa “Tidak kuciptakan Jin, Malaikat dan Manusia hanya untuk taat dan berbakti kepadaKU” jadi kalau ada yang mengaku manusia padahal binatang berarti itu adalah “Hasut dari juwaswisu fisudurin nas minal jinati wannas” karena derajat yang paling tinggi dialam semesta ini dalam hal penciptaan Allah adalah Insan/Manusia yang dibekali : akal, pikiran, otak,ditambah dengan “hatinurani” ji tidak punya akal hanya menghasut manusia untuk menjadi sesat, dan manusia yang sesat tadi adalah pengikut jin (dazal) diakhir zaman, karena “jin” itulah yang dianggap Tuhannya dan mereka ini adalah manusia yang menyesali dirinya sendiri karena kebodohannya sendiri, dialam penantian yaitu kubur.dan meeka ini nggak mendapat penolong sedikitpun karena aktu hidupnya lebih condong pada kesesatan bahkan lebih condong pada “ke-setanan” karena lebih senang menjalankan apa yang di-LARANG” dan menjauhi apa yang di-”PERINTAH-kan” dan mereka inilah manusia yang membelakangi “Kebenaran” alias bertolak belakang dengan sepuluh perintah tuhan di “Taurat” berarti manusia/insan ini di Taurat saja nggak lulus, apalagi di Islam karena Ummat akhir zaman adalah umat tercanggih diantara ummat terdahuu termasuk kaum Tsamud (suku Maya), karena selalu menggunaka “AKAL dan MATAHATI” dan ALLAH sangat merindukan Manusia/insan yang menggunakan AKAL dan MATAHATI, yaitu manusia yang pinter Ilmu DUNIA (Teknologi, : Matematika, Kimia, Fisika, IPA, Biologi, Elektronika) dan Ber “IMAN”(sealu menjalani apa yang disuruh bukan menjalani apa yang dilarang.dengan demikian inilahToyiba ansuro itu ynag dibanggakan oleh Allah sebagai Pasukan Khas Beliau (Allah)Untuk memerangi manusia-manusia dan keturunanan yang telah membunuh para nabi, dan keturunannya yang memang tidak dibenarkan. termasuk yang menggantung nabi ISA Alaihi Salam Putra Maryam Di Kayu Salib, yaikni menegakkan AGAMA ALLAH yaitu “KEBENARAN” ANA ALHAQ ITU YO AKU AKU SENG BENAR SENG SALAH SETAN, JIN DEMIT,DAN PENGIKUTNYA DARI GOLONGAN MANUSIA YANG TELAH DISESATKAN OLEH JIN ATAS RIDO “ALLAH”, AKU SING URIP ATAWA SING URIP IKU AKU karna manusia adalah “La hawla wala kuwata ila billah” kalau manusia yang tadinya jago, yang tadinya preman kelas kakap, kebal senjata, kebal parang, kebal api setelah mati ya tetap juga berlaku ayat “la haula wala kuwata ila bilah” siapa yang jago, siapa yang pinter nggak ada yang jago dan nggak ada yang pinter karena yang pinter telah “INA LILAHI WAINA ILAHI” muleh marng yang pinjamkan Tuhannya tingal “Bangkainya sama jiwanya” yang menyesali (madesu-masa depan ) dirinya sendiri dan bahkan manusia itu akan menjadi saksi atas dirinya sendiri seperti uya kuya (hipnotis dan magnetism). itu baru uya allah nggak bisa yang seperti uya? hahahahhahahahahahahahhahahahah kecil mas mas, itu hanya sebagian sedikit dari ilmu Allah karena Tulis tanpa papan gemandul tanpa centelan (Bertulis tak berhuruf/berlambang bergantung tak berpenyangga) itul alam semesta ini, jadi pada intinya bicara agama bicara “KETIADAAN” BUKAN BICARA ADA, BUKAN, BICARA AKUNYA AKU BUKAN BICARA AKUNYA KAMU, BUKAN BICARA KAMUNYA KAMU, jadi Apa yang kita lihat ituah yang ita dapatkan (What yu see what you get) bagiman kita bisa menyaring dan memfilter semua yang kita lihat dan semua yang kita dengan kalau tidak ada “KETETAPAN”, “KONSTANTA”, RUMUS, FORMULA yang tepat? itulah fungsinya agama. Mengaji 2 hari cukup tapi MENGKAJI KALAMULLAH(ALQURAN) SAPAI KIAMAT PUN BELUM TENTU BISA KARENA 1% SAJA DARI MANUSIA INI YANG PAHAM YAITU RASUL YANG DIKEHNDEKAINYA kalau ALlah berkenak pada seorang hambanya maka Tidak JIN, TIDAK MALAIKAT TIDAK NABIPUN BISA MELARANG KEUTUSAN ALLAH karena Hak Prerogatif Hanyalah “Allah semata” trmasuk datangnya hari dimana manusia saling bertanya-tanya ada apa koq bumi berguncang dengan dasyat? dan gunung kami hancurkan dan laut kami luapkan karena ketidakstabilan Umat yang numpang di buminya Allah lebih banyak melakukan maksiat ketimbang beribdah (SHOLAT=lahir dan bathin) dengan ketetapan yang telah di tetapkan.
Akhir dari semua yang hidup adalah kematian zohir(badan). jangan sia-sikan hidup hanya karena kesombongan, jagan sia-siakan hidup hanya karena kepandaian(ilmu) tapi gunaan akalmu untuk mencari jalan pulang yang tepat. inilah Arti agama sesungguhnya yang terangkum dalan INALILAHI WA INAIAIHI ROJIUN karen ada sebagai hamba datang dari tuhan kebalinya dipohon-pohon dijembatan-jembatan, bahkan dipetilasan-petilasan para manusia sufi (beriman) (dua Dunia Trans 7) karena mumet cari jalan pulang maka dia tidak mendapat “saf”, tingkat dilangit tidak mendapat tempat bahkan tidak mendapat petunjuk semasa hidunya, dan lebih lagi tidak mendapat penolong karena yang dijadikan penolong telah “dibotoli” oleh “TIM PEMBURU HANTU (GOLONGAN JIN) Baca surat Al-JIN di alquran dan kaji Maknanya. karena salah mengambil penolong, memang kalau dilihat dan dicerna kayak dongeng agama itu, cuma yang bikin cerita adalah yang punya Alam semesta kalau dongeng masih masuk dalam alam semesta ini.
Jadi saya sendiri beranggapan bahwa memang Agama itu adalah dongeng para NABI-NABI yang mempunyai “ketetapan” Yaitu “LA ILA HA ILALLAH MUHAMMAD DURASULULLAH” maka dari Adam, Musa sampai Muhammad, ada manusia yang kurang akal mengatakan Al-Quran itu Ayat-ayat setan (The satanic versus) karena yang megatakan ini nenek moyangnya “setan”.JIN Samiri” demikian cerita say moga-moga membuka hati nurani kita semua untuk menambah keimanan kita dan ketaqwaan kita semua dan semoga apa yang kta pelajari menjadian Senjata kelak diakhir zaman berupa “Ilmu yang bermanfaat” karena sesunggunya Otak dan akal itu digunakan hanya membuktikan bahwa alam semesta ini tidak terjadi begitu saja tanpa ada kehendak (Kun fayakun) dari sang pencita yaitu Allah SWT semata, dan sholat yang sesungguhnya adalah Manusia yang menjalakan Amalan Sholat dalam kehidupan sehari-hari dan akan menaji catatn bagi sedulur papat, malaikat 4 catatan kebaikkan yang akan di jadikan saksi pada hari yang tiada keraguan padanya yaitu KIAMAT kelak dengan taat dalam sholat dan mengafakan kdalam kehidupan nyata maka anda telah menemukan ALlah itu yang “nyata” (dunia) dan insya Allah pada saat bumi diguncang maka setia yang berakbiratul ikhram lengap dengan sunahnya(kelakuanya) aka akan lebum menjadi sal kejadia yaitu “NURMHAMMAD” meampaui rentang waktu dan rentang awang uwung tanpa batas karena “cahaya diatas cahaya “NUR CAHYO”", bahkan Jin yang punya kecepatan cahaya tidak bisa dan sanggup mengalahkan “NUR MUHAMMAD” yaitu “Awalu wal Akhiru, Bathinu ya Zohiru”, dan sesungguyhnya ilmu Agama adalah ilmu merubah sikap, tingkah pola, peri laku yang tadinya kacau balau enjadi terarah ke “Ihdinasiratal ustaqiem” tida jalan lain menuju sorga kecuali melalui jalan ini, dan Dia MUHAMMAD yang menunjuki jalan baru itu yaitu “SHOLAT”, lengkap dengan : syareat tarekat hakikat marifat, zat allah, siffat, allah, asma allah maka akan ketemu dengan Allah pada saf ke 7 diakhir zaman dan berkumpul dengan para pemberi “PETUNJUK” yaitu saf para “Nabi”,
Inna dina indallahil islam……(Al-imran : 19) yang lain semakin ketinggalan …………
Wassalam
assalamualaikum
Lihatlah dunia sekarang ini kembali kejaman jahiiyahan kembali MAKSUDNYA “KACAUBALAU” karena dunia kegelapan suah mulai merambah “lagi” hanya Takbir,Tasbih, Tahmid, yang bisa menyelamatkan hambanya dari “FITNAH DAZAL” .
Islam adaah selmat dan menyelamatkan eling mengelingake sesama manusia naun semua itu kembali kepada Allah dan manusia itu makanya sekarang semakin banyak dazal bermunculan dengan dalil dengan “taqwil’ MENCARI MAKAN, dan akhirnya melakukan pencurian, perampokkan bersenta mereka inilah anak buah dazal yang telah diutus sebelum turunnnya dazal “sesungguhnya” apakah pasuka Hisbulah islam diam aza? Pasukan Hizabullah adalah pasukan yang dipersipkan oleh Allah untuk memerangi “Kebatilan” dan meeka dibantu para JIN MUSLIM, Malaikat dan para SUHADA, TERMASUK PARA NABI yang dulunya dibunuh katanya (ISA) dan ummat yang telah lulus sensor akan bertarung dengan Group dari Dazal beserta manusia sesat ditambah JIN “SESAT” inilah Yajud maajud dimana Jin bisa memperlihatkan diri asliya kalau sekarang pak soleh saja yang bisa lihat nat datu waktu rang awam akan bias melihat ujud maujud yang asli dan berani enampakkan diri secara terang-terangan dissat energi Matahari pudar (Mati, meledak kata rang jahudi) dan buanpun redup cahayanya dan energi amalan Sholat hilang, karena banyak manusia sholat nggak negerti “sholatnya” banyak manusia ngaku ISLAM nggak ngerti “ISLAMNYA” artinya “WONG JOWO ORA NGERTI JAWANE” JARENE GUSTI ALAH WES SAKAREPMU umatku yang lain silahkan kamu ganggu termasuk ummat muhammad yang munafiqun, tapi yang jangan kamu ganggu ummatku yang taat sareat tarekat hakiikat makrifat) menjalankan perintahku dengan sebenar-benarnya(Istiqomah) yang diujudkan pada perilaku, tinggah laku, tingkah pola, kalau kamu ganggu jin kautempeleng kamu bila perlu kubotoli kamu, demikianlah allah berkenah kepada siapa yang dkehendainya kalau Allah berkendak menyesatkan Seseorang maka akan lebih susah membalikan telapak tangan-NYA. inti dari semua itu mejadi perubahan laku (LAKON) Manungsa jadikan dunia ini surga sebelum surga sebenarnya, jagan kamu jadikan nerak dunia karena neraka sebenarnya lebih ganas dari “Matahari” baik Panasnya, Radiasinya Nuklirnya hany dengan kena laser nya ALlah maka semua apa yang ada dibui dan dilangit ami binasakan. pada Tiuan (ledakan) yang pertama. Bicara neraka bicaralah kepada ahlinya contoh anda kita kamu bicara neraka nggak pantas kita belum merasakan panas, api neraka itu kalau anda bilang neraka itu onong kosong kepada mbah marijan kalau dia bisa dihidupkan kmbali pasti anda anda akan ditempelangnya, karena kebodohanmu bilang siap neraka nggak ada ? Aku (mbah marijan) kena kambing gembel (Wedus gembel) aja tewas, (600 derajat celcius) jadi bicara sesuatu harus kepada ahlinya artinya ilmu marifatullah jatuh kepada bukan ahlinya kafir hukumnya karena pasti terjadi perebatan panjang sampai kiamat nggak beres selama bicara agama membawa akunya aku, akunya kamu, dan akan enimbulkan ftnah yang berkepanjang sampai hari yang sangat sulit tiba (KIAMAT-AL-Qiyamah)
WASALAM
assalamualaikum
Lihatlah dunia sekarang ini kembali kejaman jahiiyahan kembali MAKSUDNYA “KACAUBALAU” karena dunia kegelapan sudah mulai merambah “lagi” hanya Takbir,Tasbih, Tahmid, yang bisa menyelamatkan hambanya dari “FITNAH DAZAL” .
Islam adalah selamat dan menyelamatkan eling mengelingake sesama manusia namun semua itu kembali kepada Allah dan manusia itu. Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum, satu manua]sia kalau manusia tetap bodoh dalam kekafiran tidak punya niat (nilai-1) dan melaksanaan nila 9 maka bagi siapa yang punya niat (1) dn dijalankan, dilakoni selama niat tadi berpada pada posisi benar maka kami tambah nilai tertinggi dialam semesta ini yakni 9 maka 1+9=10 (satu kosong) jadi satu pahala kebaikan kami balas sepuluh (desimal) pahala kebaikan jadi 1:10.
Makanya sekarang semakin banyak dazal bermunculan dengan dalil dengan “Taqwil’ “MENCARI MAKAN”, padahal MAKAN UNTUK HIDUP BUKAN HIDUP UNTUK MAKAN KALAU HIDUP UNTUK MAKAN ITU GOLONGAN “BABI”, dan akhirnya melakukan pencurian, perampokkan bersenta mereka inilah anak buah dazal yang telah diutus sebelum turunnnya dazal “sesungguhnya” apakah pasukan Hisbulah / Toyiba manzuro islam diam aza? Pasukan Hizabullah adalah pasukan yang dipersiapkan oleh Allah untuk memerangi “Kebatilan”Mbahnya dazal (Samiri, Paman samiri, Paman SAM) dan mereka dibantu para JIN MUSLIM, Malaikat dan para SUHADA, TERMASUK PARA NABI yang dulunya dibunuh katanya (ISA) dan Beliau (ISA) akan mengklaim bahwa dirinya tidak dibunuh oleh si “Bangsat HYANG AGUNG” Herodes namun Allah mengangkat Beliau dan bersama ummat Muhammad yang telah lulus sensor (marfattullah, bukan KTP ISLAM, atau ISLAM KTP) akan bertarung dengan Group dari Dazal beserta manusia sesat ditambah JIN “SESAT” inilah Yajud maajud dimana Jin bisa memperlihatkan diri asliya secata nyata kalau sekarang ini pak soleh saja yang bisa lihat dan yang penonton (bukan pelaku) hanya lihat dari lakonya manusia yang disurupi, disusupi, kesurupan,jin nanti satu waktu orang awam akan bisa melihat ujud maujud yang asli dan JIN berani menampakkan diri secara terang-terangan disaat energi Matahari pudar (Mati, meledak kata orang jahudi) dan bulanpun redup cahayanya dan energi amalan Sholat (rahman) meemah bahkan hilang, karena banyak manusia sholat nggak mengerti “sholatnya” banyak manusia ngaku ISLAM nggak ngerti “ISLAMNYA” artinya “WONG JOWO ORA NGERTI JAWANE” JARENE GUSTI ALAH WES SAKAREPMU umatku yang lain silahkan kamu ganggu termasuk “ummat muhammad” yang munafiqun.ngawur, teledor,obok, tapi yang jangan kamu ganggu Ummat Muhammad yang taat, tawakal, tawaduk dengan : syareat tarekat hakiikat makrifat) menjalankan perintahku dengan sebenar-benarnya mngerti tenatng AKU (Istiqomah) yang telah di wujudkan menjadi perilaku, tinggah laku, tingkah pola, kalau kamu ganggu jin kau tempeleng kamu bila perlu kubotoli kamu, demikianlah Allah berkehendak kepada siapa yang dkehendakinya kalau Allah berkendak menyesatkan Seseorang maka akan lebih susah membalikan telapak tangan-NYA. inti dari semua itu agama adalah menjadikan perubahan laku (LAKON) Manungsa jadikan dunia ini surga sebelum surga sebenarnya, jangan kamu jadikan neraka dunia karena neraka sebenarnya lebih ganas dari “Matahari” baik Panasnya, Radiasinya Nuklirnya hanya dengan kena laser nya ALlah maka semua apa yang ada dibumi dan dilangit kami binasakan. pada Tiupan (ledakan) yang pertama. Bicara neraka bicaralah kepada ahlinya contoh : Anda, kita, kamu, bicara neraka nggak pantas kita belum merasakan panas, api neraka itu kalau anda bilang neraka itu onong kosong kepada Mbah Marijan kalau dia bisa dihidupkan kembali pasti anda akan ditempelangnya, karena kebodohanmu kata mbah marijan : Bilang siapa neraka nggak ada ? Aku (mbah marijan) kena kambing gembel (Wedus gembel) aja tewas, (600 derajat celcius) jadi bicara sesuatu harus kepada ahlinya artinya : Ilmu marifatullah jatuh kepada bukan ahlinya kafir hukumnya karena pasti terjadi perebatan panjang sampai kiamat nggak selesai selama bicara agama membawa akunya aku, akunya kamu, akan menimbulkan fitnah yang berkepanjang sampai hari yang sangat sulit tiba (KIAMAT-AL-Qiyamah)
WASALAM
demikian Allah menjadikan manusia itu ada yang beriman dan ada yang kafir yang beriman akan bertambah imannya dengan melihat yang kafir melakukan pencurian dan pembunuhan, perampokan dan akan manjadi hikmah dan pelajaran bagi yang beriman, dan memang sampai kiamat Kebaikan, akan berlawanan dengan keburukan, kebenaran berlawanan dengan kesalahan, kepinteran berawanan dengan kebodohan demikian Allah menciptakan semua itu berpasang-pasangan dan barang siapa yang “mempunyai akal dan mempunyai matahati” maka dialah telah memilih jalan yang lurus. dmikianlah saudaraku semua mumpung masih ada waktu cepat berbuat amal jariah, dengan menggunakan ilmu yang bermanfaat demi kebalinya enak sakit kalau ketemu kiamat, ketemu tsunami aja repot apalagi kiamat seluruh alam semesta ini akan kacaubalau, dan anusia bagaikan anai-anai yang beterbangan, melayang tanpa daya karema gravitasi bumi hilang karna sumber energinya mati (Matahati) awalpenciptaan Allah adalah terang (Cahaya) Matahari, kemudian planet-planet dan ditempatkannya planet-planet itu pada garis edarnya supaya tidak bertabrakan satu dengan yang lain. bukan amerika yang menempatkan planet ini pada orbitnya kalau kiamat amerika pun kena bukan hanya indonesia, jadi kemana hendak lari?
Perbedaan pendapat itu adalah rahmat.
Mudzakaroh itu penting dalam menyelesaikan segala masalah.
tapi janganlah berujung dengan mudzadalah…!!!
saya coba mengajak soudara-saudara semua untuk bermudzakaroh dengan saya mengenai hal sifat sifat Allah ini,
silakkan kunjungi blog saya di : http://www.abi-jaro.blogspot.com
wassalam.
mas boleh nanya gak…????
ketika kita mati, sblum kt msuk ke surga. kt akan di tanya ke tiga persoalaan.
1, anak yang soleh
2. amal sodakoh
3. Ilmu yang bermanfaat
nah sy mau nanya ilmu yg mana yg bnar2 bs msuk surga…tolong di jwab yeah mas….
Ilmu Makrifat mas…
sunggu tersesat bila kta ibada karna menginginkan surga.karna surga bkanla tujuan.salam damai…
alhamdulillah saya senang kl saudara2 telah mengetahui sifat 20 yg wajib bagi alloh mustahil tiadanya tp jgnlah saudara buka rahasia itu tidk baik tdk mencerminkam seorang muslim yg arif sebelum tau mencari tau, setelah tau simpan tau spt tdk tau apa2 kosong bkn berarti hampa,dan hampa bkn berarti kosong.
ALLAH itu ada di mana mana
TAPI TIDAK KEMANA MANA
dan ALLAH itu ada di dalam hati setiap manusia
TAPI apa manusia BISA MERASAKAN KEHADIRAN ALLAH ?
”KEKUATAN DZIKIR”
dengan DZIKIR setiap waktu kita kan selalu ingat kepada ALLAH
sedangkan sholat hanya ada di waktu-waktu tertentu saja kita bisa mengingat ALLAH
bagi saya DZIKIR itu sebuah ke wajiban.
bagaimana menurut anda tentang pertanyaan saya ini ?
mu’min yg bagaimana y. bs menyandang sifat 20 ….NAFSU yg mana y. negatif itu . hukum aqidah ada 3 WAJID ,MOHAL( mustahil )bgaimana penjabaranya yg benar.