Siapakah satrio piningit???Akhir akhir ini di media cetak, elektronik dan dunia maya khususnya sedang ramai ramainya membahas hal tersebut. Yaitu sosok yang di idam idamkan bisa membawa negeri ini keluar dari keterpurukan dan bangkit menjadi mercusuar dunia.Referensi yang dipakai rata rata bersumber dari manuskrip atau serat serat serat kuno, misalnya Jangka Jaya Baya, uga wangsit siliwangi,serat serat Rangga Warsita dan beberapa naskah karangan dari Raja Raja Mataram.Benarkah secara pribadi Satrio piningit ini ada??? Ya ya , saya sendiri tidak membantahnya, suatu saat negeri ini pasti akan dipimpin oleh seorang yang benar-benar mempunyai sifat hambeg utama , adil paramarta dan berbudi
bawa leksana.Kapankah masa itu akan datang? Tentu saja kita berharap masa itu segera tiba, namun
sebelumnya marilah kita urai sedikit2 benang benang ramalan itu satu persatu.Menurut pemikiran saya yang masih awam ini,Satrio pininigit bukanlah hanya mengacu pada sosok pribadi saja, namun ini bisa diartikan gambaran sebuah zaman.Sebuah zaman dimana spiritual akan mewarnai kehidupan negeri ini, bukan liberalisme, komunisme, atau kapitalisme, ataupun fanatisme agama. Dalam serat serat kuno tersebut disebutkan tentang kode kode ghaib yang akan menandai kemunculan zaman ini, misalnya “, bocah angon, trisula triniji suci, gunung merapi meletus , sabdo palon, tumbal2 brekasaan dan lain lain.Apakah kode kode diatas akan kita terima mentah begitu saja, o o o tentu saja tidak , kita harus jeli tentang bahasa seloka ini. Semua ini bahasa kiasan, dimana sudah menjadi tradisi bagi orang orang jawa dalam menyampaikan sesuatu kepada orang lain.Lalu apakah tafsir satrio piningit pada diri kita sendiri? Satrio piningit adalah Ruh atau Roh kita, cobalah kita jujur pada diri kita sendiri, bangsa ini telah berabad abad dijajah secara fisik maupun fahamnya, falasafah hidup, budaya dan lain lain.Dimana terutama pada zaman Orde Baru Nafsu angkara murka telah mengobrak abrik negeri ini.Sampai detik ini sudah berapa persenkah penduduk negeri ini yang telah berusaha memberdayakan roh dalam hidupnya? Wah….tentu saja sangat sedikit, terbukti masih banyaknya penyelewengan penyelewengan yang dilakukan oleh pemimpin kita, baik itu kejahatan dalam birokrasi maupun kejahatan kemanusiaan, juga dari yang lapisan bawah masih banyak terjadinya pembunuhan secara sadis, perampokan ,pemerkosaan dan lain lain.

Saudara saudaraku yang saya cintai, lalu apakah yang dimaksud dengan budak angon,gunung meletus , trisula bercadik dll.Mari kita kupas sedikit sedikit, “bocah angon”,sebenarnya kita didunia ini adalah para penggembala, yaitu menggembalakan diri kita sendiri sendiri. Kita harus bertanggung jawab tentang pengembaraan kita di dunia ini. Kita harus bisa menggembalakan (bahasa jawa= angon, ngengon) nafsu
nafsu kita,kita harus bisa menundukkan nafsu-nafsu yang buruk kemudian tunduk dibawah perintah sang Roh melalui pikiran yang telah jernih. Pada hakekatnya hidup ini adalah angon atau menggembalakan tubuh ini, fikiran ini, nafsu ini dll.Lalu apakah yang dimaksud dengan gunung gunung yang akan meletus. Gunung adalah simbol pola pikir atau alam fikir yang ada di kepala manusia, gunung adalah bagian bumi yang paling tinggi atau atas, pada manusia bagian teratas adalah kepala yang didalamya terdapat sang otak yang akan melahirkan fikiran fikiran atau ide ide yang positif maupun negatif,di dalam salah satu serat diceritakan gunung merapi akan meletus dan mengeluarkan bau anyir bacin, ya ya , itulah simbol kekotoran pikiran. Menurut kacamata saya akan segera ada kesadaran nasional, dimana dogma, radikalisme, fanatisme yang mewarnai cara berfikir bangsa kita ini akan mengalami revolusi secara besar besaran.Dalam Serat Memayu Hayuningrat karangan saya, tanda2 itu akan ditandai dengan sengkalan “korining langit binuka ing netra” tahun ini menandai proses bergantinya tatanan jaman anyar.Lalu apakah kesadaran secara global itu tanda tandanya sudah mulai kelihatan? Beberapa bulan yang lalu saya sempat survey ke desa desa dan kota kota, ternyata sekarang orang orang mulai tidak nyaman mengikuti ajaran agama yang bersifat dogmatis, mereka mulai mempelajari dan berusaha memperdalam dunia tasawuf, sufi, kebatinan, kejawen dan ajaran2 yang lebih banyak menuntut laku atau tarekat dan mengedepankan perbaikan akhlak atau keluhuran budi.Kemarin pada malam minggu, saya kedatangan tamu yang berjumlah enam orang, mereka ini
terdiri dari para preman yang terbiasa hidup di dunia kekerasan, mereka adalah orang yang akrab dengan ilmu kanuragan dan kedigjayaan. Bahkan salah satu diantara mereka mendemokan kesaktiannya di depan saya, tangannya sengaja dibakar namun tidak apa apa. Lalu apakah kepentingannya mereka menemui saya, mereka bercerita sudah bosan hidup yang tak tentu arah , mereka ingin membuang ilmu2 kesaktiaanya dan ingin belajar hidup menjadi manusia yang lebih berguna.Mungkin ini salah contoh kesadaran kesadaran
yang mulai tumbuh walaupun masih dalam skala kecil.Yang jelas kesadaran di masyarakat itu tada tandanya sudah mulai kelihatan adanya. Lalu siapakah yang disebut dalam ramalan sabdo palon akan dijadikan makananan jim syetan brekasaan? Tentu saja mereka mereka yang dalam hidupnya hanya mementingkan hawa nafsunya, mereka akan termakan oleh syetan yang ada didalam dirinya sendiri, karena menjelang kemunculan Sang satrio piningit alam akan berproses secara hebat, untuk menuju zaman mulia alam akan mengeluarkan dan menyingkirkan kekotorannya, jadi jelas siapapun manusia yang tidak mau menyandarkanhidupnya kepada Sang Khalik akan tergerus oleh zaman, mereka akan tersingkir baik secara fisik maupun fahamnya.

Seyogyanya sebagai manusia manusia yang senatiasa mencari keutamaan hidup(ngupadi
kautaman) kita tidak usah terlalu meributkan siapa yang akan tampil sebagai
Satrio Piningit secara Pribadi atau tokoh yang akan memimpin bangsa ini.
Marilah kita berjuang supaya bisa menjadi satrio satrio piningit buat diri kita
sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar, syukur syukur bisa ikut menciptakan
satrio satrio piningit dari dari sekitar kita, sekecil apapun andil kita untuk
ikut megembangkan kesadaran spiritual akan sangat berarti bagi perkembangan
bangsa ini menuju ke NUSWANTARA YANG GEMAH RIPAH LOH JINAWI AYOM AYEM TOTO TITI
TENTREM KARTA RAHARJA.

Jakarta, 25 November 2008

Ngabehi K.M

About these ads