Gambuh pitutur III (tamat)

Sjati gesang puniku
Tindak becik meper hawa nepsu
Lamun leno pralaya kang den temahi
Mulo tansah setya tuhu
Mring Gusti kang Maha Manon
Ijinkan saya nggedabul lagi, membedah tembang gambuh yang saya tulis dengan memakai bahasa yang sangat sederhana ini.
Jadi hidup yang sejati, hidup yang benar, hidup yang rahmatan lil alamin, hidup yang bermanfaat adalah hidup yang penuh kebaikan. Yaitu [...]

2012 (ada apa denganmu)

1. Ramalan suku bangsa Maya (Badai Matahari)
2. Jangka Jaya Baya (Owah gingsiring tatanan jaman anyar)
3. Jaman sulit
4. Sahabat saya menengarai adanya seleksi alam yang hebat.
????????????????????????????????????
Semoga  para pembaca yang budiman sudi membagikan wejangan atau petuahnya, supaya ke depan  semakin eling lan waspada hidup kita. O iya semalam saya melihat bulan purnama kembar dari arah timur, [...]

gambuh pitutur bag II (sekar gadhung)

Tanpa tudhuh kedlarung dlarung pinesthi
Tansah mituhu pitutur
Mring pra suci lan waskitha
Ini mengajarkan kepada para salik untuk senantiasa mematuhi rambu rambu yang telah ada. Tujuannya adalah untuk memperkecil resiko ditengah perjalanan.Rambu rambu (tudhuh) adalah pengetahuan yang bisa diambil dari berbagai referensi, misalnya Kitab kitab suci, Serat serat suluk, Babad dan sebagainya.Dengan pengetahuan tersebut apabila kemudian disertai [...]

GAMBUH Bag I

KEMBANG GADHUNG

Ngudi jatining kawruh
(Mencari pengetahuan tentang kesejatian)
Lir ngupaya puspitaning gadhung
(Seperti pencarian terhadap bunga gadhung)
Tanpa tudhuh kedlarung dlarung pinesthi
(Tanpa memakai pentunjuk atau rambu-rambu yang benar hanya akan tersesat)
Tansah mituhu pitutur
(Oleh karena itu dengarkanlah wejangan atau petuah-petuah)
Mring pra suci lan waskitha
(Dari orang-orang yang kau anggap suci dan waskitha)