Diarsipkan di bawah: Campursari
Walaupun suka gembar gembor sebagai seorang spiritualis, saya tetaplah manusia biasa yang bisa saja terkena hukum alam,dimana saja dan kapan saja. Seperti belum lama ini , penyakit yang dulu pernah merobohkan saya, ternyata kemarin datang kembali. Dan lagi lagi saya harus berurusan dengan rumah sakit.Terlepas dari semua itu yang jelas banyak sekali hikmah yang saya dapat dari kejadian itu, Dan semua itu tidak mungkin saya tulis di sini satu persatu.
Satu hal saja yang akan saya bagi di sini salah satunya.Saya merasakan begitu tulusnya rasa cinta dari saudara saudara kita yang sering jagongan walau hanya sekedar melalui media blog.Trimakasih sebesar besarnya kepada Ki Sabda Langit yang selalu pantau dari jarak jauh dan tak bosan2nya membantu dengan energi jarak jauh. Juga mas Kadaryono dan Pak Gunadi yang dengan susah payah datang jauh jauh untuk menengok tubuh saya yang tak berdaya.Trimakasih sekali atas dukungan yang bersifat moril maupun materiil dari Mas Kadar dan Pak Gun, semoga Gusti Allah membalas kebaikan anda sekalian.Juga kepada KangBoed, Mas Lambang, Mas Hadi, Mas PJ dan saudara2ku yang tidak saya tulis satu persatu, atas doa penjenengan semua kini saya sudah bisa sehat dan bisa beraktivitas kembali.
Akhirnya dengan senang hati, dengan penuh kebahagiaan, mari kita lanjutkan perjalanan kita yang sangat panjang dan penuh liku liku ini. Semoga Gusti Allah Ingkang Maha Agung tansah ngijabahi. Amin3x
Diarsipkan di bawah: Campursari

Kelegan Atine
Kang kayungyun
Ulah ngelmi ngelmu luhur
Mlebeng kasunyatan
Murih sentosaning urip
Yen wus purna welas asih mring sasama
Candranipun
Titah tamat tur pinunjul
Remen sabar drana
Datan remen yen pinuji
Lamun nulung sepi pamrih tuhu tresna
Pancen niku
Pawitane wong lumaku
Aneng ngalam donya
Mengku kodratipun Gusti
Weruhana sira wakiling Pangeran
Wancinipun
Yen to badan sepah sampun
Pikun samubarang
Myang nakputu sin ngisini
Rina wengi sambate mung ngaruhara
Mumpung durung
Pinikul bapaknya gundhul
Nedya tarak brata
Ngudya sempurnaning hurip
Lamun purna kamulyan djati tinampa
Mangga Mas Sabda lan para sederek sedaya, katuran rengeng rengeng wonten ngemper sinambi nyruput Teh poci nasgitel saha rokok sentel klembak menyan……, kebul kebul ueeenak tenan.
