Wong   a-yu  pe-pu-ja  ning-wang

Pan-cen   su-lis-tya   sa-yek-ti

Kas-ma-ran    ing-sun   mring   si-ra

Gan-dhes    lu-wes     me-rak -ati

A-nggan-da   rum    lir      mla-thi

Ga-we   bran-ta   ati-ning   sun

Gu-mrung-gung     jro-ning    dri-ya

Tan-sah    ka-pang     si-yang    ra-tri

Duh   ku-su-ma    sun   se-su-wun    se-dya-nira


Duh    kang-mas    ing-kang    was-ki-ta

Da-sar    si-git   tur   yo   wa-sis

Dia-jeng    tan-sah     ru-mek-sa

Tres-na-mu    kag-mas    kang   su-ci

Jan-ji-mu     kang     dak    pun-dhi

Jo   la-li   ma-rang     se-dya-mu

Am-ba-ngun    ba-le   wis-ma

Se-ba-ya    pa-ti    lan  muk-ti

A-yo    kang-mas     be-ba-re-ngan    mba-ngun    tres-na

Malam minggu kemarin saya nonton kethoprak di pos ronda melalui vcd yang distel oleh tetangga saya. Saya terpukau sekali, ketika sampai pada adegan gandrung (adegan sepasang kekasih memadu asmara). Tampak sang pria menggoda pasangannya dengan melantunkan tembang sinom yang lembut mendayu dayu. Sesekali sang cowok mencubit lengan gadis pasanganya. Dengan malu malu sang gadis berusaha menepis tangan sang pria, gadis itu menunduk malu namun sesekali matanya melirik cowok idolanya itu. Wuih…, andai saja remaja jaman sekarang masih mau menjaga norma-norma, etika dan estetika seperti orang orang dulu, pasti pergaulan bebas dapan dihindarkan. Saya teringat cerita pak dhe saya, dulu ketika pakdhe berusaha pdkt dengan budhe, beliau kalu malam sering nembang sinom di latar depan rumah budhe saya ini. Alkisah budhepun sering ngintip, karena sangat terpesona dengan suara pakdhe yang lembut mendayu dayu. Tidak memalui proses pacaran, namun ketika pakdhe meminta kakek untuk melamarkannya, budhe pun langsung menerima, hi hi lucu ya.Kira kira bisa nggak ya, cara cara orang dulu dikonsep sedemikian rupa dan dikemas dengan kemasan baru yang sesuai dengan jamanya. Ya contohnya dalam hal berpacaran, kalu bisa dimunculkan budaya pacaran yang ada seninya, aman, santun, beradab dan tak bertentangan dengan nilai-nilai budaya dan agama.Selepas nonton kethoprak,  sayapun ikut-ikutan  menembang sinom untuk merayu istri saya. Entah karena suara saya yang tidak merdu atau karena memang istri saya yang tidak suka seni, saya malah dikatain” dasar kurang kerjaan” ha ha :D

About these ads