INDONESIA LALU KINI DAN ESOK
Oleh: Kurniawan Saputra
Seyogyanya kita seharusnya bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa ( Gusti Allah Swt ) karena dilahirkan dibumi Nusantara yang kaya akan sumber daya alamnya yang pada hakekatnya membuat bangsa- bangsa yang ada dibelahan dunia lain iri terhadap kita dan dengan segala upaya mencoba untuk menguasai sendi-sendi kehidupan bangsa ini tanpa disadari oleh sipemilik negri.
Hal ini disadari betul oleh seorang Soekarno dan orang-orang disekitarnya yang tidak rela negri ini dikuasai atau dijajah oleh bangsa asing sehingga dengan sudah payah mempertaruhkan harta . darah dan bahkan nyawanya sekalipun demi kemerdekaan negri kita tercinta. tapi apa mau dikata sejarah harus terulang kembali tanpa bisa dicegah.
Negri ini kembali dijajah dalam hal ekonomi dan pemikiran ala Barat padahal kalau kita kembali ke alam ketimuran dan menyelam lebih dalam maka akan kita temukan falsafah falsafah hidup yang adiluhung yang belum tentu dimiliki olah dunia Barat, inilah yang sangat disayangkan.
Kembali ke permasalahan Indonesia kalau mau jujur sebenarnya kesalahan kepemimpinan ini sudah salah dari awalnya karena sebenarnya orang yang diplot oleh soekarno untuk menggantikan posisi beliau adalah Ali Sadikin ( Bang Ali ) bukannya Soeharto. akan tetapi karena kelihayan dan kepintaran Soehartolah dengan Momentum kejadian 30 September ( PKI ) beliau mengutus tiga orang kepercayaannya untuk menghadap Soekarno dan dengan segala politik Diplomasi akhirnya Soekarno mengeluarkan Supersemar yang isinya agar Soeharto mengambil alih pimpinan angkatan darat dan memberantas gerakan PKI dan dengan segera memulihkan keamanan Nasional akan tetapi Soeharto berpikiran lain dia menganggap bahwa Supersemar itu adalah pelimpahan kekuasaan dari Soekarno kepada Soeharto untuk mengambil alih kekuasaan dan disinilah timbul fitnah Soekarno terlibat PKI dan otomatis memuluskan langkah Soeharto ketampuk Pimpinan orang Nomer satu di negri ini.
Soekarno dikurung dengan penjagaan ketat dan tidak boleh ada satu orangpun yang boleh menjenguknya walaupun dalam keadaan sakit parah inilah yang membuat keluarga Soekarno Miris dan sedih Bapaknya yang seorang pejuang yang telah dengan gigihnya memperjuangkan kemerdekaan negri ini akhirnya harus menderita ditangan bangsanya sendiri.
tapi banyak orang yang tidak tahu bahwa sesungguhnya soekarno telah mewasiatkan kepada Soeharto bahwa dia hanya boleh memimpin negri ini tidak boleh lebih dari 25 tahun kalau seandainya lebih dari itu maka tanggung sendiri akibatnya ( kualat )dan beliaupun berpesan agar Soeharto mendidik putranya Guntur Soekarno Putra untuk menjadi orang Nomer satu dinegri ini akan tetapi apa lacur semua Wasiat dilanggar karir perpolitikan Guntur dan keluarga Soekarno dipasung dan dia berkuasa lebih dari 25 tahun hanya satu saja wasiat Soekarno yang dijalankan yaitu membangun negri ini secara bertahap yang kemudian disebut Soeharto sebagai Repelita ( Rencana Pembangunan Lima Tahun ) termasuk pembangunan jalan layang jakarta yang telah dirancang oleh Soekarno dan dijalankan oleh Soeharto.
Singkat cerita setelah lebih dari 25 tahun berkuasa seharusnya sewaktu Try Sutrisno menjabat sebagai Wakil Presiden RI,
Soeharto itu seharusnya mempersiapkan Try Sutrisno untuk menjadi Presiden RI dan beliau kemudian mundur dengan terhormat dan kemudian Try Sutrisno naik dan REPELITA bisa tetap berjalan .
Sebetulnya itulah yang diplot oleh para Ghaib tanah jawa tapi dikarenakan keserakahannya Soeharto bukannya mundur malah memperpanjang kekuasaannya dan menggantikan Try Sutrisno dengan BJ Habibie disini saya memprediksikan untuk kedepannya masa kepemimpinan Presiden RI hanya akan bertahan satu periode saja tidak bisa lebih kalaupun ada yang lebih dari satu periode itu merupakan bonus saja.
Sebetulnya untuk saat ini indonesia memiliki 2 putra terbaik dan merupakan Nasionalis Sejati dan sangat2x ditakuti oleh Amerika.
Sehingga dengan segala cara Amerika akan membendung ke 2 putra terbaik itu masuk kekancah Kepresidenan melalui kaki kaki tangannya yang bertebaran di Indonesia dengan meniupkan isu bahwa mereka itu begini dan begitu dan anehnya lagi kelemahan bangsa kita itu adalah gampang sekali terpola atau teropini dengan isu isu yang notabene menyesatkan tersebut.
Sekarang ini Indonesia sadar ataupun tidak sadar berada diujung kehancuran sedikit demi sedikit hasil bumi alam kita diambil untuk memperkaya negri orang , keadaan seperti ini masih akan berlanjut sampai tahun 2010 kalau seandainya pemimpin negri kita tidak bisa mengatasi permasalahan ini maka dapat dipastikan diatas 2010 indonesia akan mengalami Resesi yang sangat2x parah sekali dimana rakyat kecillah yang tentunya menjadi korban ( Semoga saja hal ini tidak terjadi ).
Jayalah Nusantaraku Jayalah Indonesiaku

Sebuah tulisan yang menarik, bisa untuk dijadikan kaca benggala bagi perjalanan suatu bangsa, di tunggu pak kelanjutan ceritanya
Komentar oleh Bowo — Januari25, 2008 @ 6:27 am
Rahayu… ,
Salam Penuh Kebahagiaan… ,
Kulanuwun, ndherek pasang iklan… , hehehe… .
Para kadang sekaliyan, saudara Herjuna, saudara Hidayat, dan saudara2 lainnya yang telah mengenal saya di seblog Gantharwa, saya mengundang panjenengan sedanten untuk berkunjung ke weblog saya di = http://ciwabuddha.wordpress.com.
Disana mungkin kita bisa lebih saling mengenal, karena disana saya juga menerangkan siapa diri saya ini, serta silsilah saya dari Sunan Kalidjaga, Paku Buwana IX, dan Hamengku Buwana I, semua saya uraikan dengan cukup lengkap ( dengan keterbatasan wahana tentunya, sehingga sebatas itu yang bisa diungkap ). Bersumber dari silsilah yang ada pada saya dan saya jaga, yang telah diresmikan, terutama oleh pemerintah, dan juga pemerintah Hindia Belanda waktu itu.
Disana ada halaman tempat ngangsu kaweruh Jawa-Kejawen, Buddha-Dharma.
Nanti juga akan saya tambahkan ‘pengalaman spiritual’, termasuk pengalaman saya ketika pada usia 5 tahun bersamadhi dan mendapatkan KERIS PANEMBAHAN SENAPATI yang datang menancap ke lantai di depan saya samadhi. Sekarang keris itu masih saya simpan, saya jamasi, saya beri warangka emas.
Dulu juga saya punya keris KYAI SENGKELAT, tapi disimpan oleh Ketua HPK seluruh Indonesia pada tahun 1994.
Kiranya cukup sekian. Mohon dipenuhi undangan saya ini, untuk mempererat tali persaudaraan kita, untuk lebih saling mengenal, dan untuk melanjutkan diskusi dengan lebih gayeng… .Jangan lupa, : http ://ciwabuddha.wordpress.com lho… .
Rahayu…
Semoga Semua Makhluk berbahagia… .
Salam-Damai dan Penuh-Cinta-Kasih… .
Komentar oleh Siwa Buddha — Juni28, 2008 @ 9:17 am
Tulisannya menarik..mas, tp ada yang saya tanyakan : yg dimaksud 2 putra terbaik tu siapa ? mungkin maksud anda 2 Pati itu… terlalu tua, yg lebih muda banyak dan potensial n yang penting belum kena hawa KKN…. tunggu saja tanggal mainnya… Salam Rahayu
Komentar oleh Saputro — Agustus18, 2008 @ 6:40 am
Untuk pak Try memang masanya sudah lewat akan tetapi untuk putra yang satu lagi masih punya kesempatan untuk menjadi RI 1 walaupun peluangnya tipis/sedikit sekali karena akan dihajar habis2xan oleh orang2x yang bukan nasionalis alias oleh orang2x yang berjiwa imperialis .
Beliau tidak akan bisa membawa negri kita ini kedalam masa kejayaan akan tetapi beliau akan bisa membuka jalan untuk era selanjutnya dimana untuk menuju era selajutnya diperlukan perubahan sistem yang radikal/besar2xan dan beliau sadar akan hal itu.
tapi semuanya berpulang kembali kepada rakyat indonesia itu sendiri apakah bisa mengenali beliau ataukah tidak jika tidak maka negri kita ini tidak akan mengalami perubahan yang signifikan alias jalan ditempat ( tidak percaya ???kita buktikan dan tonton saja sama2x perjalanan negri kita ini apakah perkataan saya ini terbukti ataukah tidak ).
kira2x siapa yach beliau ?……………………………( yang jelas beliau itu bukan yang disebut satria piningit loch he..he..he…).
Komentar oleh Kurniawan Saputra — Agustus19, 2008 @ 2:12 am
kalau menurut saya, justru menantunya pak Try yang lebih kenceng, yaitu Ryamizard Ryacudu, dia dihadang untuk jadi panglima TNI karena dianggap ultra nasionalis, orang ini ditakuti oleh negara tetangga maupun amerika karena berani bersuara lantang terhadap pengganggu NKRI.
beliau masih bersih dari KKN dan tidak pernah memihak pada kekuatan partai manapun, tidak berpolitik, tegas dan berwibawa. tetapi mungkin tidak ada partai politik yang mau merangkulnya karena juga tidak mungkin bisa mengendalikan untuk kepentingan partainya.
yah siapa tahu ya …….??
Komentar oleh 3yoga — Agustus19, 2008 @ 7:08 am
Selamat datang mas Saputro, Mas waktu sarasehan di tempat Sdr. David kok cuma diam saja , kenapa Mas?Saya juga hadir lho…..
Komentar oleh Ngabehi K.M — Agustus19, 2008 @ 8:05 am
To : mas Ngabehi K.M
Ya.. saya hadir tapi cuma sebentar, karena ada acara lain yang tak dapat ditinggalkan, mudah2an nanti di Bandung dapat waktu luang dan dapat hadir di Padepokan Gantharwa, kebetulan pada tgl.29 s/d 30 Agustus sy juga ada acara di Grand Pasundan, jl Peta Bdg. Mudah2an waktunya tidak terlalu mepet. Kalau kita ketemu disana dpt ngobrol lebih panjang …
To : Kurniawan Saputra
Yang satu lagi cukup sulit juga , karena banyak tatangan yg akan dihadapi tapi tergantung apa yang akan diperbuat menjelang pemilihan nanti. Kalau SP, ya.. masih dipingit, SP itu hanya sebuah lambang utk seorang manusia yg ditunggu-tunggu, siapa saja bisa jadi SP,SP,RA,dll , asal jangan jadi Satria Baja Hitam krn hanya tontonan anak-anak, he..he…
To : 3yoga
Utk mnt ex Wapres, juga sulit karena faktor usia dan kondisi kesehatannya…. Kenapa tidak mencari alternatif utk usia 40 s/d 50 th, cukup ideal kan… jg hanya yg gaek2 yg maju…. Peace…… Salam Rahayu
Komentar oleh saputro — Agustus20, 2008 @ 6:46 am
to mas Saputro,
Utk mnt ex Wapres, juga sulit karena faktor usia dan kondisi kesehatannya…. Kenapa tidak mencari alternatif utk usia 40 s/d 50 th, cukup ideal kan… jg hanya yg gaek2 yg maju…. Peace…… Salam Rahayu
——–
Salam Rahayu juga mas, ….yaaahhh, kalau dilihat dari itu memang sih mas, hanya saja yang muda-muda masih belum kelihatan unjuk gigi sampai sekeras beliau….
emang sih mudah2an untuk 2009 ini ada regenerasi yahhhh…… mereka berani menantang yang sudah sepuh-sepuh tersebut.
salam
Komentar oleh 3yoga — Agustus22, 2008 @ 10:36 am
yah om, yang gencar ngeceng di TV bukannya yang muda-muda dan enerjik? seperti SB yang pamerin perbuatan orang lain dan PS yang suka jalan-jalan di ladang, yang lainnya silakan bikin iklan ngeceng lah biar pada kenal wajah-wajah baru.
kalau dah pemilu ya jangan pada ‘jothakan’ ya… kan dah pada gede-gede dan kalau punya tujuan yang sama untuk kejayaan bangsa dan negara mari ambil peran membangun dan saling mengisi dan melengkapi kekurangan/kelemahan yang lain
kalau TNI gak usah ikutan dah karena tanggungjawabnya lebih besar yaitu melindungi dan mengayomi bangsa dan negara.
buat om durahman… masa sama keponakan masih begituan. maluuu pak kyai!!!
Komentar oleh ayam sori om — Agustus23, 2008 @ 2:17 am
to : 3yoga
ya.. setahu sy kalau udah masuk pensiun , penyakit mulai datang… tambah lagi power syndrom…
menantang yang sepuh 2 juga nggak perlu, kan ada seleksi alam, cepat atau lambat ada regenerasi, tunggu saja dg bersabar….
to : ayam sori om
Sipil dan militer tidak masalah…
Banyak.. kok sipil malah lebih militer dari pada tentara
Siapapun dia punya kesempatan yang sama, yg penting dpt menjadi panutan rakyatnya…. dpt memberi contoh yg dipimpin, jujur, bijaksana dan bertaqwa.
Kebijakannya memberi manfaat yg luar biasa kpd rakyat dan dpt mengontrol “lingkarannya” atau sekelilingnya, menghukum yg salah bila ada yg salah dg keadilan yg benar, tidak tebang pilih. Yang berjasa beri penghargaan begitulah sebaiknya… Kebijakannya adalah aspirasi bawah keatas bukan policy dari atas kebawah yg biasanya ditunggangi kepentingan kelompok tertentu…
Saat itulah negara akan jaya.. wait and see… Salam
Komentar oleh saputro — Agustus23, 2008 @ 3:03 am
ehhh muwun sewu, kalau mas saputro sendiri yuswane sakmeniko sampun pinten nggih…….. ???
mudah2an termasuk generasi yang akan ikut mewarnai indonesia emas …….., hehehe kalau yang sepuh-sepuh itu sekedar mengantarkan ke gerbang indonesia emas ………. lalu menyerahkan kepada sang pinilih ……
saya justru berharap beberapa dari kalian yang masih muda-muda tetapi sudah pada linuwih itu bisa menjadi soko guru kebangkitan nusantara jaya ….. dan indonesia emas ……… semoga, semoga …. dan semoga ….
salam,
Komentar oleh jakatan — Agustus23, 2008 @ 5:08 am
Yap…sekarang tugas berat tersebut memang harus ditanggung oleh Generasi muda anak anak bangsa untuk bisa menebus kesalahan jalan/rel yang telah diambil dimasa lalu dan mengembalikannya ke jalan/rel yang seharusnya.
untuk pemilu yang akan datang pamor golongan Tua akan pudar/menurun kecuali yang satu itu pamornya akan terus naik walaupun akan dihantam isu yang bertubi2x.
hanya satu saran saya untuk saudaraku semua….pada pemilu tahun depan harap gunakan akal sehat dan hati nurani ketika memilih jangan mau dipolitisir ataupun diperalat demi kepentingan partai politik manapun karena ketika anda salah memilih maka itu berarti anda telah mempertaruhkan nasib anda , anak dan keturunan anda pada kehancuran ( karena ketika kebijakan diambil yang akan merasakan baik buruknya aturan tersebut adalah kita masyarakat golongan terbawah).
ingat ketika anda salah memilih pemimpin dan pemimpin yang anda pilih itu tidak baik/kredibel maka yang pantas disalahkan adalah anda sendiri,bukan pemimpin tersebut.
Gunakan akal pikiran dan Hati yang jernih pada pemilu tahun depan demi kejayaan indonesia raya.
Salam
Pajajaran
Komentar oleh Kurniawan Saputra — Agustus23, 2008 @ 7:06 am
To : Jakatan
Ya…. usia saya : 42 tahun
sy hanya “kang sapu” yg kotor 2, saya mampir ke milis ini krn pernah bilang ke mas Ngabehi K.M. sewaktu-waktu saya akan kirim e-mail, lebih baik dimilis ini sama saja… ya, kan…. mas….
Salam Rahayu
Komentar oleh saputro — Agustus23, 2008 @ 12:59 pm
yes boss, monggo di lanjut, makin gayeng nih.
Komentar oleh Ngabehi K.M — Agustus24, 2008 @ 1:33 am
to : mas saputro,
“kang sapu” yang kotor 2, ……… wah hebat panjenengan mas / kang, sekarang tukang sapu sedang ditakuti lho …….., seperti KPK itu juga tukang sapu lho …………., tapi bukan FPI kan mas ?? ……… hehehe,
baik mas, kalau pekerjaannya memang harus mem “bersih”kan yang kotor2, kita dukung 10000%, biar negara kita jadi bersih….
salam,
Komentar oleh jakatan — Agustus25, 2008 @ 1:36 am
To: Mas Jakatan
Saya bukan siapa2… paling tidak sy bisa nyapu halaman yang kotor biar bersih, he…he…
o… ya saya ralat usia sy 43 tahun, 2 bln lagi . Saat lhr negara kita sedang terjadi prahara…
Salam Rahayu
Komentar oleh saputro — Agustus25, 2008 @ 2:16 am