TAUHID

Manusia didalam penciptaanya dianugrahkan Allah dengan mempunyai kemampuan / program 20 sifat, dimana dengan sifat inilah apabila digali, dipelajari dan dipahami manusia akan menjadi makhluk yang sempurna dan dapat mencapai kesempurnaan yang hakiki.
Manusia pada dasarnya adalah khalifah di alam semesta ini, artinya bahwa manusia diberi kemampuan untuk membuktikan (melihat, mendengar dan berkomunikasi) kepada seluruh ciptaan Allah. Puncak dari segala kemampuan (energi) yang dimiliki manusia adalah bertemu dengan Tuhannya sesuai dengan kodrat dan irodat yang sebenarnya, dalam pengertian dan pemahaman saya pertemuan tersebut dinamakan Tauhid.Manusia sebagai pengelola Alam semesta apabila tidak mempunyai/memiliki pengetahuan yang sempurna, akan menjadi makhluk yang sangat mengerikan dimana unsur sifat kealaman akan mendominasi setiap keinginan dan perbuatannya.
Sifat 20 adalah unsur sifat Ketuhanan, dimana konsep Tuhan ini suatu program untuk mencapai kesempurnaan dari sifat manusia, untuk mencapainya dibuat pula ukuran-ukuran yang dinamakan IBADAH.Pada prinsipnya ibadah-ibadah yang dilakukan dengan pemahaman dan pengertian yang benar akan menghasilkan kemampuan pikir yang sempurna/ilmu yang sempurna. Ibadah bukan hanya ritual semata, puncak dari kesempurnaan pikir dinamakan Nabi, Rasul, Wali dll. Pemikiran dan ide-ide yang dihasilkan kerap kali tidak dipahami oleh masyarakat awam, kesemuanya itu diawali oleh hidup dan keyakinan yang sangat sederhana.
Hidup dalam pandangan saya adalh suatu proses pemilihan dan pencarian , secara makro kehidupan terbagi dalam 2 bagian yaitu:
1. Pertama Sang Pencipta ( Tuhan )
2. Kedua yang diciptakan (alam semesta )
Dalam kehidupan kita selalu dihadapkan dengan suatu pilihan dan pencarian yang sama beratnya, dimana unsur keyakinan yang menjadi kendali utama dalam proses tersebut.
Visi dan misi dalam kehidupan manusia harus jelas, untuk apa manusia diciptakan dan mengapa ada makhluk lain sebagai pembanding.Disini manusia sebagai salah satu makhluk dari ciptaan Tuhan harus pandai menyikapinya, seluruh kemampuan harus di kerahkan baik akal psikis, logika, analogi dll.
Untuk mengenal lebih dalam potensi yang dimiliki manusia, kita harus mengerti lebih dulu apa dan siapa manusia.
Manusia terdiri dari:
1. Jasad (terdiri dari jasad kasar dan jasad halus/bathin/rasa)
2. Ruh (terdiri dari Nur Allah, Nur Muhammad, dan Nur Insan )
Jasad adalah tempat atau media dari Ruh, jasad akan kembali kepada alam karena jasad dibuat dari seluruh unsur yang terdapat di alam semesta.
Ruh adalah pengendali, unsur cahaya ini adalah bagian dari cahaya Allah yang bertanggung jawab penuh kepada visi dan misi hidup dalam mengarungi kehidupan di alam dunia (alam kebendaan).Ruh pada dasarnya telah dibekali(diprogram) dengan seluruh ilmu pengetahuan, di dalam perjalanan kehidupan ilmu pengetahuan tersebut dihijab atau dihalangi oleh nafsu sehingga hanya sedikit sekali ilmu yang dapat berfungsi membantu manusia.
Bagaimana alat bantu yang dinamakan ilmu itu dapat kembali berfungsi??.Bahwa sifat 20 adaalah metode untuk mencapai tingkat yang hakiki sesuai kodrat dan irodat manusia, sifat 20 ini diadopsi dari dalam Al Quran.