Sekedar guyon aja…
1. suatu saat saya menghadiri slametan didaerah terpencil di daerah tangerang, supaya tampil beda saya memakai koko saya yg paling baru lengkap dengan sorban merah tua dan dengan sampur itu yang sering dipakai pak haji (namanya apa ya) yang kaya taplak meja.hasilnya saya disambut dengan takzim sekali, bahkan ada bebrapa orang yang mencium tangan saya, saya jd mrinding tapi asyik juga ya…

2. Suatu malam saya nongkrong di warung sambil menikmati rokok, waktu itu saya berpakaian bak abdi dalem yogyakarta, baju surjan pantiyoso lengkap dengan blangkon kas yogya. Tiba2 ada pembeli yang sok akrab dengan saya, nawarin rokok lagi dan ngajak ngobrol ngalor ngidul, ternyata ujung ujungnya nanya ilmu ini dan itu,hmm ternyata saya dikira orang sakti atau dukun.

3. kira kira 8 tahun yang lalu ketika saya masih kerja di lapangan, dengan berpakaian dekil saya naik kopaja p 18, walaupun saya berusaha memasang wajah ramah, tapi orang2 pada menjauh,ternyata saya dikira orang ga waras, sampai2 sang kondektur ga berani minta ongkos ke saya, he he..

4. pada lebaran tahun 2004 ketika saya pulang kampung, waktu itu dengan memakai kaos oblong dan celana kolor saya pergi ke sebuah toko swalayan di wonosari guna membeli kue2 lebaran, hasilnya saya dikuntit satpam mulu dan ketika saya bayar belanjaan saya yang sampai dua ratus ribuan, eeee si kasir malah terbengong bengong.ternyata saya dikira kutil …

5. belum lama, saya suka membaca di internet tentang artikel hasil dari pemikiran sahabat saya yang beragama buddha, saya di tegor sama pak Dekan, mas hati2 lho jangan sampai pindah agama, wah berarti saya masih kelihatan miskin iman,..

Kesimpulanya:

1. banyak orang terkecoh dengan penampilan (kulit,sisi luar)
2. gampang memvonis atau mengecap, mengadili orang berdasarkan penampilannya tanpa berusaha mengenal lebih dulu.
3. terlalu memperhatikan orang lain dan kadang lupa dirinya sendiri.
4. ternyata memang benar kata seorang bijak” bahwa banyak manusia tertipu oleh kepalsuan dunia(ya itu tadi apa yang tampak dimata itu yang dijadikan ukuran)
5. banyak yang hidup didalam dogma tapi tidak terasa, contohnya kalu orang pakai udeng dan surjan pasti dia itu dukun, kalu pakai jubah dan surban iru kyai, kalu pakai levis dan jaket kulit ya preman dll.ini yang nampak saja lho kalu yang tak kelihatan ini wilayahnya Ki Jenang dll, he he…
Ternyata hidup itu sederhana banget yaa…, he he