MENYUAP

Suatu hari di alam kubur malaikat sedang mengintrogasi para arwah, hingga sampailah giliran itu pada salah seorang seorang ahli kubur.

Arwah : (dengan senyum manis dan sikap yang sangat pd)

Malaikat : Kenapa anda pd sekali, pada hal anda ini ahli dosa?

Arwah : Karena saya yakin, pasti saya ndak jadi dimasukin ke neraka.

Malaikat ; Alasan apa yang membuat anda yakin seperti itu?

Arwah : (Sambil cengengas-cengenges tiba-tiba  sang arwah mengeluarkan amplop yang berisi cek yang bernilai milyaran rupiah)

Malaikat : Anda mau menyogok saya ya?

Arwah : (halaaah, trima saja, kan sudah tradisi).

Malaikat :(Termenung sejenak) kemudian dia membentak “enak aja, emangnya saya sama dengan para pejabat di negerimu dulu, pasti kamu orang ……………(sensor) ya?”

Arwah : (kaget) lho anda kok tahu…

Malaikat ::mrgreen: sudah tradisi….sambil menggebuk kepala sang arwah sampai hancur berkeping.

 

PEDAGANG

Alkisah di salah satu sudut neraka, ada dialog sesama penghuni neraka.

A : Kenapa anda masuk neraka? pasti anda seorang pembunuh.

B : oooh bukan, saya tidak pernah membunuh.

A : oo saya tau pasti anda seorang pemerkosa atau sering berbuat kejahatan.

B : Tidak juga, waktu di dunia hidup saya cool2 aja.

A : Lalu apa pekerjaan anda, sehingga dimasukin ke neraka?

B : Berdagang.

A: Berdagang apa hingga anda diceburin ke neraka? pasti anda berjualan narkoba.

B : oo tidak, saya tidak berjualan obat-obatan terlarang, kan hukumnya haram, maka dari itu saya berjualan syurga dan ayat-ayat saja.

A : ?????????? mlongo tidak tau.

 

KESASAR

Konon ada seorang ahli makrifat kesasar masuk neraka karena di kiranya syurga.

Ahli Makrifat ; Katanya syurga itu nikmat, ini kok panas banget ya?

Penghuni neraka : Lho ini neraka bung, bukan syurga?

AM : wealah ini neraka to, lha tak pikir syurga firdaus.

PN : Anda kok goblok banget sich, pasti waktu di dunia anda tak pernah belajar agama.

AM : Enak aja, saya dulu seorang ahli makrifat.

PN : Ahli makrifat kok ga bisa bedain syurga dan neraka?

AM : emmm, saya dulu cuma mempelajari makrifat dengan membaca dan mendengarkan,  dan emmm.. tak pernah mengamalkan ilmu saya,…tapi saya bisa memahami tentang teori bermakrifat di luar kepala  lho…anda mau saya wejang tidak?

PN ::mrgreen: pergi meninggalkan AM sambil buang angin.

AM : sialan

 

PROTES

Ada seseorang yang meronta-ronta waktu mau di ceburin ke neraka oleh malaikat.

Malaikat : Kenapa kau tidak menurut kepadaku, bukankah kau tau saya cuma menjalankan perintah.

Manusia : Saya, mau protes pak, mau naik banding.

Malaikat : Ndak bisa, wong kerjaan kamu dulu jadi pencuri. Kotak amal masjid aja kamu embat.

Manusia : Betul pak, tapi saya nyolong kan ada alasanya.

Malaikat : Alasanya apa?

Manusia : Untuk mempertahankan hidup

Malaikat : lho kamu kan bisa kerja, dari kerja itu kamu kan bisa mendapatkan penghasilan untuk mencukupi hajat hidupmu.

Manusia : Betul pak, tapi mau kerja apaan?? mau jadi pegawai  negeri harus nyogok, mau kerja dipabrik harus punya relasi, mau dagang paling jadi sasaran trantib, saya kan kelas kaki lima.Lagian ijasah saya kan cuma sd, ketrampilan saya cuma ngesol sepatu. Bapak kan tau sendiri anak saya lima, udah pada sekolah, istri saya sakit-sakitan, sedangkan hasil ngesol sepatu tidak menentu,terkadang jalan seharian cuma dapat pelanggan satu, maka dari itu kemarin terpakasa saya ngembat kotak amal dan akhirnya digebukin sampai mati.

Malaikat : (jadi ragu) iya ya,seharusnya orang seperti kamu itu malah patut dikasihani. Ach bingung deh gue, terserahlah …kamu milih sendiri aja deh sono, mau ke syurga apa neraka.